Breaking News:

Berita Tegal

Yatna Juga Terdampak Pandemi di Tegal, Penjualan Bendera Menurun Drastis Jelang HUT RI

Biasanya di tahun-tahun sebelumnya, 10 hari berjualan sekira 100 bendera dan umbul-umbul sudah laku terjual, kini hanya 60 bendera.

Penulis: Fajar Bahruddin Achmad
Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/FAJAR BAHRUDDIN ACHMAD
Pedagang bendera di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Tegal, sedang melayani pembeli, Rabu (5/8/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, TEGAL - Penjual bendera Merah Putih dan umbul-umbul di Kota Tegal, mengalami penurunan di tengah pandemi virus corona (Covid-19).

Mereka menilai, hasil penjualan bendera menurun dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Satu di antaranya dirasakan Yatna (42), penjual bendera di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Tegal.

Anak Tetap Bosan Kalau Sampai Desember, Ketua DPRD Jateng Minta Ada Solusi Terkait Belajar Daring

Kabar Ruang ICU RSUD Kardinah Tegal Ditutup Karena Perawat Terpapar Covid-19, Begini Faktanya

Usaha Milik Putra Presiden Jokowi Sempat Anjlok di Tegal, Sang Pisang Sulit Dapat Bahan Baku

Partai Gerindra dan PKS Bentuk Koalisi Baru di Pilkada Purbalingga, Usung Paslon Fidloh-Adi Yuwono

Yatna mengatakan, dia berjualan bendera di Kota Tegal sudah 10 hari ini, tepatnya sejak 25 Juli 2020.

Biasanya di tahun-tahun sebelumnya, 10 hari berjualan sekira 100 bendera dan umbul-umbul sudah laku terjual.

Kini 10 hari berjualan, bendera dan umbul-umbul yang terjual baru di angka 60 buah.

"Tahun kemarin jualan 10 hari sudah balik modal."

"Jualan 10 hari sudah dapat sekira Rp 5 juta."

"Ini 10 hari baru dapat Rp 3 juta," kata Yatna warga asli Majalengka kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (5/8/2020).

Yatna mengatakan, tahun ini stok bendera yang dia bawa dari Majalengka tidak banyak.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved