Kamis, 7 Mei 2026

Berita Brebes

Wali Murid di Brebes Justru Minta Anak Belajar di Sekolah

Sejak tiga pekan terakhir, SMP Negeri 2 Jatibarang, Kabupaten Brebes menggelar sekolah tatap muka atas permintaan wali murid.

Tayang:
Editor: Rival Almanaf

TRIBUNBANYUMAS.COM, BREBES - Sejak tiga pekan terakhir, SMP Negeri 2 Jatibarang, Kabupaten Brebes menggelar sekolah tatap muka atas permintaan wali murid.

Kegiatan tersebut berlangsung tanpa izin dari Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Brebes.

Sehingga seluruh siswa diminta tak mengenakan pakaian seragam Hal tersebut diungkapkan Kepala SMP Neger 2 Jatibarang Mohammad Idi Fitriyadi.

"Ini permintaan orangtua siswa. Banyak yang datang ke sama minta (anaknya) belajar offline," kata Idi saat diwawancarai Kompas TV, Kamis (6/7/2020).

Hujan Badai, Pesawat Jatuh dan Terbagi Dua, 18 Orang Meninggal

PT Liga Enggan Menanggung Akomodasi PSIS Jika Bermarkas di Yogyakarta, Mahesa Jenar Tetap di Citarum

Jajal Olahraga Paralayang di Bukit Watu Kumpul, Bupati Banyumas: Bikin Nagih

Ia mengatakan banyak orangtua yang mengeluh sekolah secara daring menghabiskan banyak biaya.

Selain itu anak juga kebingungan dengan pembelajaran jarak jauh.

Saat memutuskan untuk sekolah tatap muka, Idi memberikan beberapa syarat antara lain orangtua membuat surat pernyataan setuju dengan kegiatan belajar di sekolah.

Selain itu orangtua harus mengantarkan anak ke sekolah dan suhu anak harus diukur.

Jika suhu tubuhnya di atas 37 derajat maka sang anak disuruh pulang.

"Kalau di atas 37 (derajat celsius) disuruh pulang," kata Idi.

Walaupun menggelar sekolah tatap muka, Idi memastikan jika sekolah mereka menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat.

Sementara itu Riizqi Amaliah salah satu wali murid mengatakan jika orangtua siswa mendukung pembelajaran tatap muka.

Ia menilai sistem pembelajaran daring cukup sulit.

Selain butuh perangkat, terkadang siswa juga terkendala sinyal dan jaringan internet.

"Kadang anak tidak tentu belajar, tapi main (video) game," kata Risqi.

Tak hanya itu, sejumlah siswa juga mengaku lebih senang sekolah tatap muka karena materi yang disampaikan guru lebih mudah dipahami.

Selain itu menurut mereka, sekolah daring dianggap membosankan karena tak bisa beriteraksi dengan mahasiswa.

Persiapan Gattuso Jelang Napoli vs Barcelona yang akan Tayang di SCTV Minggu 9 Agustus Dini Hari

Tes Massal Virus Corona, 1 Anggota Dewan dan 2 ASN di Kendal Positif Covid-19

Postingan Korban Pencabulan Viral di Instagram, Polisi Buru Pelaku

Sekolah Sulit Lakukan Pengadaan Komputer, Kepala Sekolah Mengadu ke Dewan

Saat menggelar sekolah tatap muka, SMPN 2 Jatibarang membuat tiga shift. Shift pertama untuk siswa kelas VII mulai pukul 07.00 WIB sampai 09.30 WIB.

Shift kedua untuk kelas VIII pukul 08.00 WIB hingga 10.30 WIB dan terakhir siswa kelas IX masuk pukul 08.30 WIB hingga pukul 11.30 WIB.

Berdasarkan informasi di corona.jatengprov.go.id, ada 60 kasus orang terjangkit virus corona di Brebes.

Sebanyak 15 orang masih menjalani perawatan, 44 orang sembuh, dan satu orang meninggal dunia. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Atas Permintaan Wali Murid, SMP di Brebes Sekolah Tatap Muka, Siswa Diminta Tak Pakai Seragam", 

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved