Berita Internasional
Hujan Badai, Pesawat Jatuh dan Terbagi Dua, 18 Orang Meninggal
Pesawat Air India Express Boeing 737 yang jatuh pada Jumat malam (7/8/2020), patah jadi dua bagian.
TRIBUNBANYUMAS.COM - Pesawat Air India Express Boeing 737 yang jatuh pada Jumat malam (7/8/2020), patah jadi dua bagian.
Cuaca saat itu hujan badai, membuat pesawat yang mengangkut 190 orang itu tergelincir ke luar landasan.
Para pihak berwenang mengumumkan jumlah korban meninggal sejauh ini 18 orang dan puluhan lainnya luka-luka.
Penerbangan bernomor IX 1334 ini datang dari Dubai membawa pulang warga India yang terjebak di sana akibat pandemi virus corona.
Laporan pertama mengungkap, pesawat tergelincir ke luar landasan dan jatuh ke parit di Kozhikode, Negara Bagian Kerala.
• PT Liga Enggan Menanggung Akomodasi PSIS Jika Bermarkas di Yogyakarta, Mahesa Jenar Tetap di Citarum
• Jajal Olahraga Paralayang di Bukit Watu Kumpul, Bupati Banyumas: Bikin Nagih
• Pemuda 24 Tahun Cabuli dan Bunuh Anak 8 Tahun, Berdalih Kesal Kepada Orangtuanya
• Persiapan Gattuso Jelang Napoli vs Barcelona yang akan Tayang di SCTV Minggu 9 Agustus Dini Hari
"Bahan bakarnya bocor jadi ini keajaiban pesawat tidak terbakar, jumlah korban bisa lebih banyak," kata seorang petugas darurat senior di tempat kejadian kepada kantor berita AFP.
Salah seorang penumpang Renjith Panangad (34) menceritakan, pesawat sempat mendarat lalu tiba-tiba semuanya "kosong".
"Setelah kecelakaan itu pintu darurat terbuka dan entah bagaimana saya keluar," katanya kepada AFP dari ranjang rumah sakit di Kozhikode.
"Bagian depan pesawat hilang - benar-benar hilang. Saya tidak tahu bagaimana saya selamat, tetapi saya bersyukur. Saya masih syok."
Sementara itu Menteri Penerbangan India Hardeep Singh Puri mengatakan, jumlah korban tewas hingga Jumat malam menjadi 18 orang.
Korban tewas termasuk dua pilot serta bayi 10 dan 18 bulan, menurut daftar dari rumah sakit yang dilihat AFP.
Dokter berkata, sedikitnya 15 orang mengalami cedera serius.
Kozhikode termasuk bandara yang sulit, karena landasan pacunya bertipe table-top dengan turunan curam di salah satu ujungnya.
Artinya, landasan pacu tersebut berada di puncak sebuah bukit, di mana Air India Express jatuh ke jurang setelah tergelincir.
• Tes Massal Virus Corona, 1 Anggota Dewan dan 2 ASN di Kendal Positif Covid-19
• Postingan Korban Pencabulan Viral di Instagram, Polisi Buru Pelaku
• Sekolah Sulit Lakukan Pengadaan Komputer, Kepala Sekolah Mengadu ke Dewan
• Quartararo Ungkap Pesaing Terberatnya di MotoGP Bukan Rossi atau Marquez
Kerala diguyur hujan deras dalam beberapa hari terakhir, dan hujan lebat terjadi di Kozhikode beberapa jam sebelum burung besi itu mendarat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/puing-puing-pesawat-air-india-express-1344-yang-jatuh-di-bandara-kozhikode.jpg)