Berita Banyumas

Seniman Se-Jateng Terdampak Pandemi Minta Izin Pentas, Ganjar Pranowo Tawarkan Akun Youtubenya

Sejumlah seniman mendatangi Kantor Gubernur Jateng di Jalan Pahlawan, Rabu (5/8/2020).

Editor: Rival Almanaf
TRIBUNBANYUMAS/MAMDUKH ADI PRIYANTO
Tangkapan layar Gubernur Ganjar saat menjadi pembicara pada webinar yang diadakan Sekolah Pascasarjana Magister Epidemiologi Universitas Diponegoro Semarang, Sabtu (1/8/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Sejumlah seniman mendatangi Kantor Gubernur Jateng di Jalan Pahlawan, Rabu (5/8/2020).

Mereka meminta perizinan pelaksanaan pentas seni, seperti sebelum wabah Covid-19 melanda.

Menanggapi permintaan tersebut, Ganjar Pranowo, menawarkan channel Youtube-nya.

Dengan subscriber cukup besar,  ia menawarkan akunnya sebagai saluran penyiaran panggung seniman-seniman Jawa Tengah (Jawa Tengah).

Guru Besar UGM Prof Dr Cornelis Lay Meninggal, Pengagum Berat Soekarno

Berkali-kali Beraksi, Komplotan Pembobol Toko Diringkus Polsek Tembalang Semarang

Yatna Juga Terdampak Pandemi di Tegal, Penjualan Bendera Menurun Drastis Jelang HUT RI

Kabar Baik, Pemerintah Berencana Beri Bantuan Tunai Rp 600 Ribu ke Pegawai Swasta. Ini Kriterianya

“Sejalan dengan itu, seniman harus bisa mengoptimalkan potensi lain pada dirinya agar tetap survive."

"Jangan hanya menggantungkan pada seni, bisa dengan jualan makanan, buat masker, atau apapun itu,” kata Ganjar, seperti dalam keterangan tertulisnya.

Setelah pemerintah melarang adanya kerumunan termasuk pentas hiburan, banyak seniman yang tidak mendapat penghasilan.

“Kami harap pak gubernur memberi kelonggaran agar kami bisa pentas seperti biasa,” kata perwakilan seniman Wartoyo.

Mendengar permintaan tersebut, Ganjar menolak dengan bahasa yang halus, dan menawarkan pentas virtual di channel Youtube-nya.

“Kalau pentas seperti biasanya, tidak akan saya izinkan. Karena pada kondisi sekarang, pentas dengan banyak orang bahaya."

"Silakan pentas tapi virtual. Saya saja beberapa waktu lalu menggelar pentas virtual dengan nama Panggung Kahanan, sukses dan bisa mengumpulkan donasi Rp 400 jutaan,” kata Ganjar.

Mendengar jawaban Ganjar, perwakilan seniman asal Pati Wibowo Asmoro, menyatakan kesetujuannya.

Meskipun banyak seniman yang masih belum siap, menurutnya pentas virtual merupakan salah satu solusi yang tepat dilakukan saat ini.

Wibowo pun mengatakan, dirinya akan mengajak kawan-kawannya untuk terus berupaya tetap eksis di tengah pandemi.

Update Virus Corona 5 Agustus 2020, Bertambah 1.815 Kasus Baru Dalam Satu Hari

Kisah Pilu Orangtua Bayi Tanpa Anus yang Meninggal Dunia Jelang Operasi ke Lima

Anak Tetap Bosan Kalau Sampai Desember, Ketua DPRD Jateng Minta Ada Solusi Terkait Belajar Daring

Babak 16 Besar Liga Europa Digelar Mulai Malam Ini, Manchester United Vs LASK

“Kalau virtual, banyak seniman kecil yang tidak bisa mengikuti. Tapi tawaran pentas virtual di channel Youtube-nya Pak Ganjar pasti akan kami tindak lanjuti."

"Nanti segera kami rapatkan dengan kawan-kawan seniman, sambil kami data yang benar-benar kesulitan untuk mendapat bantuan dari pemerintah,” kata Wibowo.

Sebelumnya, Ganjar memang meminta data seniman yang mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Yang penting jangan pasrah dengan kondisi ini. Kalau ada anggota yang tidak bisa makan, kasih datanya ke saya, nanti saya bantu."

"Kita semua harus tetap survive bagaimanapun caranya,” kata Ganjar. (*)

Sumber: Kompas.com
  • Berita Terkait :#Berita Banyumas
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved