Breaking News:

Berita Regional

Kisah Pilu Orangtua Bayi Tanpa Anus yang Meninggal Dunia Jelang Operasi ke Lima

Nasib malang bayi perempuan yang terlahir tanpa anus akhirnya meninggal dunia setelah menjalani 4 kali operasi.

Kompas.com
Jatar Simanjuntak (26) dan istrinya Suci Mayang Sari (20) menggendong Puteri pertama mereka. (KOMPAS.COM/Teguh Pribadi) 

TRIBUNBANYUMAS.COM - Nasib malang bayi perempuan yang terlahir tanpa anus akhirnya meninggal dunia setelah menjalani 4 kali operasi.

Bayi perempuan bernama Karina Nabila Uzdah Simanjuntak tersebut meninggal dunia jelang operasi ke lima, Senin 3 Agustus 2020 malam di RSUP Adam Malik, Kota Medan.

Karina merupakan putri pertama dari pasangan Jatar Simanjuntak (26) dan Uci Mayangsari (20) lahir pada 22 Mei 2020 lalu.

Babak 16 Besar Liga Europa Digelar Mulai Malam Ini, Manchester United Vs LASK

Tidak Ada Kunjungan Wisatawan Asing ke Jateng Pada Bulan Juni, Sektor Pariwisata Terpukul

Rahayu Widianti Terpilih Lagi Jadi Ketua Dharma Wanita Pemkab Banyumas

Diduga Konsleting listrik Satu Rumah di Pekalongan Terbakar

Lahir dengan kondisi tanpa anus, bayi dari pasangan suami-istri bermukim di Jalan Naga Bonar, Huta Anggrek, Nagori Siantar State, Kecamatan Siantar ini dibantu pengobatannya oleh Bupati Simalungun, JR Saragih dan BPJS.

"Tanggal 21 Juni 2020 kemarin dibawa ke rumah sakit Adam Malik."

"Meninggal Senin malam kemudian langsung kami bawa pulang ke rumah lalu dikebumikan hari Selasa pagi," kata Jatar Simanjuntak, dihubungi via telepon Rabu (5/8/2020).

Selama di rumah sakit, Jatar menceritakan, bayinya sudah menjalani empat kali operasi.

Menjelang operasi kelima, menurut Jatar, usus bayinya terlihat mulai menghitam.

"Kalau menurut saya pribadi, karena sudah kelamaan ususnya di luar, sudah sempat menghitam usus sebelah kiri."

Anakku Juga Anak Ayahku, Seorang Pria Cabuli Anak Tirinya hingga Hamil

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Minus 5,32 Persen, Apindo: Kita Pernah Alami Kondisi yang Lebih Buruk

Daftar Ponsel Harga Rp 2 Jutaan Bulan Agustus 2020

Banyak Motor Tak Bisa Ngerem dan Masuk Jurang, Akses ke Curug Nangga Banyumas Dipasang Road Barrier

"Sudah empat kali operasi tapi ususnya bolak balik keluar," ucap Jatar.

Begitupun, ia dan istrinya sudah mengikhlaskan kepergian anak pertamanya.

Jatar mengakui operasi anaknya sempat terkendala akibat biaya.

Namun akhirnya biaya pengobatan awal dibantu oleh Bupati Simalungun dan sebagian lagi ditanggung BPJS. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "4 Kali Operasi, Bayi Tanpa Anus di Simalungun Akhirnya Meninggal"

Editor: Rival Almanaf
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved