Berita Banyumas

Banyak Motor Tak Bisa Ngerem dan Masuk Jurang, Akses ke Curug Nangga Banyumas Dipasang Road Barrier

Jalan menuju Curug Nangga, Desa Petahunan, Kecamatan Pekuncen, Banyumas sudah dipermudah.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: Rival Almanaf
Tribun Jabar
Curug Nangga di Banyumas 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Jalan menuju Curug Nangga, Desa Petahunan, Kecamatan Pekuncen, Banyumas sudah dipermudah.

Akan tetapi letak geografis yang berada di pegunungan membuat jalur tersebut tetap berbahaya, apalagi dengan tanjakan dan tikungan tajam.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Banyumas, Agus Nur Hadie mengatakan pihaknya akan memasang road barrier beton, di tikungan maut gibod.

Konflik Antar Ormas Lebih Sering Terjadi di Banyumas

10 Parpol di Wonosobo Terima Bantuan dari APBD

6 Ledakan Terdahsyat di Dunia Selain di Lebanon

Kontrak Jadon Sancho di MU Bocor, Besaran Gaji dan Calon Pewaris Nomor 7 Tersebar di Media

Lokasinya sendiri berada di tanjakan atau turunan ekstrim di wilayah Desa Cikawung yang berbatasan dengan Semedo.

Barrier beton yang akan dipasang adalah setinggi 80 sentimeter dengan lebarnya 1 meter.

Target pemasangan adalah, untuk titik atas sebanyak 13 buah, sementara tikungan bawah sebanyak 25 buah.

Agus mengatakan rata-rata kecelakaan yang terjadi di tikungan gibod adalah motor matik yang mengalami gagal fungsi pengereman saat menuruni jalan di Desa Semedo dari Desa Wisata Petahunan.

"Banyak motor matik yang tidak bisa ngerem lalu masuk ke jurang," kata Agus kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (5/8/2020).

Jalur Pendakian Gunung Prau Via Igirmranak Wonosobo Dibuka, Simak Protokol Kesehatannya

Jose Mourinho Ungkap Sebab Konfliknya dengan Casillas yang Membuatnya Hengkang dari Real Madrid

Angka Kematian Pasien Covid-19 di Semarang Terbanyak ke 2 Setelah Surabaya

Mia Khalifa Mantan Bintang Film Porno Beberkan Teori Konspirasi Ledakan di Lebanon

Selain mengamankan para pengendara kendaraan bermotor demi mengurangi angka kecelakaan upaya pemasangan barrier juga untuk mengamankan para petani penyadap.

Barrier itu untuk mengamankan para penderes getah karet dan pinus yang ada di bawah tikungan gibod.

"Kecelakaan terakhir, menimpa sepasang suami istri asal Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes, yang masuk ke jurang di tikungan gibod," pungkasnya. (Tribunbanyumas/jti)

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved