Berita Regional

Seorang Pegawai Puskesmas Korbankan Nyawanya untuk Selamatkan Dua Bocah Terseret Ombak

Seorang ASN di sebuah Puskesmas tewas setelah berhasil menyelamatkan dua bocah yang terseret ombak pantai.

TribunBanyumas.com/Yunan Setiawan
ilustrasi pencarian orang tenggelam 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SUMBA BARAT - Seorang ASN di sebuah Puskesmas tewas setelah berhasil menyelamatkan dua bocah yang terseret ombak pantai.

Peristiwa itu terjadi di  Pantai Lailiang, Desa Baliloku, Kecamatan Wanukaka, Kabupaten Sumba Barat, Sabtu (1/8/2020).

Sementara sang pahlawan yang mengorbankan nyawanya adalah petugas puskesmas, Risno Umbu Bagi Lalu Pada (27).

69 Orang Tewas Karena Menenggak Miras Oplosan

Pengunjuk Rasa Ditembak di Kepalanya oleh Aparat

Cara Mengelola Gaji Agar Tidak Cepat Habis

Dokter Meninggal Karena Virus Corona di Indonesia Terus Bertambah, Begini Imbauan IDI ke Masyarakat

Risno yang merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Puskesmas Weeluri Kabupaten Sumba Tengah, Nusa Tenggara Timur ( NTT).

Ia meninggal dunia setelah terseret arus laut.

Sementara dua anak yang lebih dahulu terseret ombak, Juan Fredrik Saba Sima (15) dan Edo (10) justru selamat.

"Kejadian kemarin. Yang bersangkutan (Risno) tewas, karena berusaha membantu dua orang anak yang terseret arus laut," ungkap Kapolres Sumba Barat, AKBP Khairul Saleh, saat dihubungi Kompas.com melalui sambungan telepon, Sabtu (1/8/2020) malam.

Awalnya, kata Khairul, Risno saat itu tengah berekreasi bersama rombongan Puskesmas Wairasa ke Pantai Lailiang.

Risno bersama rekannya, Lambertus Jumat Pati (45), yang bekerja di Puskesmas Wairasa, Kabupaten Sumba Tengah, serta Seprianus Lasboi (38) yang berprofesi sebagai sopir rental, melihat dua bocah hanyut oleh arus.

Dua bocah tersebut awalny terlihat bermain air dan mandi di pantai.

Halaman
12
Editor: Rival Almanaf
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved