Berita Regional

Gagal Lolos CPNS Warga Yalimo Papua Bidik Dua Brimob dengan Panah

Seorang warga Kabupaten Yalimo, Papua memanah dua anggota Brimob yang sedang berjaga pada Kamis (30/7/2020) lalu.

Istimewa
ilustrasi busur panah 

TRIBUNBANYUMAS.COM - Seorang warga Kabupaten Yalimo, Papua memanah dua anggota Brimob yang sedang berjaga pada Kamis (30/7/2020) lalu.

Akibatnya kedua aparat kepolisian itu harus dievakuasi ke Jayapura akibat luka yang diderita.

Polisi kini telah menangkap pria berinisial ZW tersebut dan mendalami motif serangan tersebut.

Dari hasil pemeriksaan, kesimpulan awak karena pelaku kecewa dengan pengumuman CPNS.

Ayah Setubuhi Anak Kandungnya Rutin Sejak 8 Tahun Lalu

Prakiraan Cuaca BMKG Hari Ini, Suhu Terendah di Wonosobo, Tertinggi di Semarang

Cara Sederhana Membuat Anak Gemar Membaca Buku

Evakuasi Kecelakaan Bus Rem Blong di Kertek Wonosobo Dramatis, Penumpang Menumpuk di Depan

Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw membenarkan insiden tersebut.

Dua anggota Brimob yang terluka akibat terkena panah itu akan segera dievakuasi untuk mendapat pertolongan medis.

"Rencananya korban akan dievakuasi ke Jayapura hari ini menggunakan pesawat," kata dia, Jumat (31/7/2020).

Dari penyelidikan sementara yang dilakukan, Paulus mengatakan motif pelaku melakukan penyerangan itu diduga karena tidak puas dengan hasil pengumuman CPNS.

"Dugaan (pelaku) kecewa dari hasil pengumuman CPNS," terangnya.

Sementara itu, Kapolres Yalimo, AKBP Ahmad Khairudin menjelaskan, saat kejadian itu pelaku diketahui sedang berjalan bersama dengan 14 rekannya.

Namun, tiba-tiba ZW melakukan penyerangan kepada pos yang di dalamnya ada sejumlah anggota Brimob yang berjaga dengan menggunakan panah.

Kesenjangan Gaji Ronaldo dan Temannya di Juve Disebut Sebabkan Suasana Ruang Ganti Memanas

260 Orang Anak Positif Covid-19 Seusai Ikuti Kegiatan Berkemah

Seorang Dokter Mengaku Melakukan 50 Kali Tindakan Pembunuhan, Jasad Korbannya Diberikan ke Buaya

Empat Ekor Kambing Gagal Disembelih Karena Dicuri saat Diikat di Halaman Masjid

Setelah melukai dua anggota Brimob itu, petugas lainnya yang berjaga langsung melumpuhkan pelaku penyerangan tersebut.

"Anggota kami dua orang mengalami luka akibat kena panah, satu kena di bagian paha kiri dan satu di bagian kaki, sementara dari pihak penyerang satu orang meninggal dunia kena tembakan," ujarnya.

Meski demikian, pihaknya memastikan pasca-kejadian itu kondisi keamanan di wilayah tersebut telah kondusif. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Diduga Tak Puas dengan Hasil Pengumuman CPNS, Seorang Warga Serang Anggota Brimob dengan Panah", 

Editor: Rival Almanaf
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved