Berita Jawa Tengah
15.000 Rumah Dapat Bantuan Sambung Listrik Gratis di Jateng
Program yang merupakan instruksi Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo itu juga berefek pada peningkatan produktivitas hingga kesejahteraan keluarga.
TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Pemprov Jateng memberi bantuan sambungan listrik gratis senilai Rp 16,3 miliar kepada 15.000 rumah.
Bantuan itu ditujukan untuk menggenjot perekonomian masyarakat yang terpuruk akibat pandemi Covid-19.
Program itu dilakukan di berbagai daerah di Jawa Tengah.
• Sambut Libur Iduladha, Polda Jateng Siagakan Seluruh Rest Area Sepanjang Jalur Tol
• Bantu Siswa Kesulitan Kuota Internet, Krebo Minta Anggota DPRD Jateng Sumbang Gaji Buat Pasang Wifi
• Sapi Milik Rudin Laku Rp 110 Juta, Berkah Peternak Jelang Hari Raya Iduladha di Banjarnegara
• Kisah Aisyah Lumpuh Sejak Usia 4 Bulan, Hanya Berbaring di Kamar, Kulitnya Juga Mulai Mengelupas
Seperti di Kabupaten Pati, Kudus, Jepara, Grobogan, Rembang, Blora, Klaten, Magelang, Boyolali, Kendal, Demak, dan Kota Semarang.
Di Kabupaten Demak misalnya, target pemasangan listrik di 544 titik.
Dengan jumlah yang sudah terinstal ada 322 titik.
Di Kota Semarang targetnya enam titik, dan Kendal targetnya 250 titik.
Saat ini, progress pekerjaan mencapai 43,76 persen atau terpasang 6.564 unit dari target 15 ribu unit.
“Program ini tidak sekadar membuat rumah-rumah menjadi terang,” kata Kepala Dinas ESDM Jateng, Sujarwanto Dwiatmoko, Kamis (30/7/2020).
Ia melanjutkan, program yang merupakan instruksi Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo itu juga berefek pada peningkatan produktivitas hingga kesejahteraan keluarga.
Dengan listrik, masyarakat bisa melakukan aktivitas produktif.
Seperti menjahit, membuat kerajinan, dan kuliner.
Penerima pun mengaku bahwa mereka bisa bekerja, meski malam hari karena ada listrik, sehingga membuat bahagia.
“Pelaksanaan pekerjaan pemasangan sambungan listrik telah berjalan dengan anggaran APBD Pemprov Jateng Tahun 2020,” imbuh Sujarwanto.
Ia melanjutkan, sebagian warga penerima bansos pemasangan listrik ini merupakan warga yang sebelumnya telah mendapatkan saluran listrik dari sekitar.
Yakni dengan cara menyambung di sekitar lingkungan mereka masing-masing.
Tentu sambungan itu sifatnya terbatas, seperti untuk sekadar penggunaan lampu, dan kipas angin.
"Pemasangan listrik ini memang sangat menolong masyarakat," sambung Sujarwanto.
Dinas ESDM juga memberikan bantuan sosial kepada 16 kelompok masyarakat berupa 13 paket sumur bor dan menara air.
Lalu 1 Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH), 1 revitalisasi PLTMH, serta 1 pompa air tenaga surya.
Ada pula bantuan hibah kepada 42 kelompok masyarakat atau tani berupa 1 demplot instalasi perpipaan gas rawa dan 45 unit demplot biogas. (*)
Artikel ini telah tayang sebelumnya di Kompas.com berjudul "Pemprov Jateng Bantu Sambung Listrik Gratis Senilai Rp 16,3 Miliar untuk 15.000 Rumah"
• Franky Belajar Melalui YouTube Bikin Brownies Ganja, Sudah Dipasarkan ke Semarang dan Jakarta
• Gugus Tugas Belum Dibubarkan, Relawan Mandiri Covid-19 Kota Tegal Tetap Dilantik
• Keputusan Resmi Hari Ini, Piala AFF 2020 Ditunda Tahun Depan
• Sempat Dikeluhkan CEO PSIS Semarang, Subsidi Klub Peserta Liga 1 Tetap Rp 800 Juta Tiap Bulan