Breaking News:

Berita Jawa Tengah

Bantu Siswa Kesulitan Kuota Internet, Krebo Minta Anggota DPRD Jateng Sumbang Gaji Buat Pasang Wifi

Di depan Ganjar Pranowo, Krebo meminta anggota dewan memikirkan nasib peserta didik yang terpaksa belajar di rumah akibat dampak pandemi Covid-19.

Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/MAMDUKH ADI PRIYANTO
Layar monitor di Ruang Rapat Paripurna, Ketua DPRD Jateng, Bambang Kusriyanto menandatangani KUA PPAS dan disaksikan Gubernur Ganjar Pranowo (kiri), Kamis (30/7/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - DPRD Jateng gelar rapat paripurna dengan agenda penandatanganan nota kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) Tahun Anggaran 2021, Kamis (30/7/2020).

Penandatangan KUA PPPAS dilakukan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, Ketua DPRD Jawa Tengah, Bambang Kusriyanto beserta bersama Wakil Ketua, Heri Pudyatmoko.

Seusai penandatangan dan sambutan Gubernur Jawa Tengah, Bambang Kusriyanto atau akrab disapa Krebo meminta perhatian khusus kepada anggota dewan.

Baik itu yang mengikuti rapat paripurna secara langsung maupun melalui media virtual.

Sempat Terhambat Akibat Pandemi, Merger 27 BPR BKK Jateng Tinggal Tunggu Izin Operasional

Disdikbud Jateng Mulai Siapkan Skenario Pembelajaran Tatap Muka di Sekolah

Ganjar Pilih Padmaningrum Jabat Plt Kepala Disdikbud Jateng, Berikut Setumpuk Tugas Baginya

Kisah Aisyah Lumpuh Sejak Usia 4 Bulan, Hanya Berbaring di Kamar, Kulitnya Juga Mulai Mengelupas

Di depan Ganjar Pranowo, Krebo meminta para anggota dewan memikirkan nasib peserta didik yang terpaksa belajar di rumah akibat dampak pandemi Covid-19 ini.

"Kemungkinan hal-hal seperti membantu masyarakat, seakan lupa dengan adanya pandemi ini."

"Beberapa waktu lalu kami diingatkan oleh anak-anak, para siswa SMP, datang ke rumah meminta izin untuk nyambung Wifi buat belajar," kata Krebo.

Karena itu, dia meminta agar semua legislator di Jawa Tengah dapat menyingkirkan rasa abai dan membantu para siswa dengan menyediakan layanan Wifi ke para siswa untuk belajar.

Menurutnya, beberapa kali dijumpai keluhan dari para orangtua siswa yang disampaikan melalui media sosial terkait pembelajaran di rumah.

Rata-rata mereka tidak kuat untuk membeli paket data internet.

Halaman
123
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved