Breaking News:

Berita Ekonomi Bisnis

Sempat Terhambat Akibat Pandemi, Merger 27 BPR BKK Jateng Tinggal Tunggu Izin Operasional

Nantinya dengan selesainya semua proses tersebut, ke -27 BKK tersebut akan bergabung dalam satu perusahaan induk PT BPR BKK Jateng.

bprbkkjateng.com
ILUSTRASI Gedung BPR BKK Jateng. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Pemprov Jateng masih menyiapkan penggabungan atau merger 27 Bank Perkreditan Rakyat dan Bank Kredit Kecamatan (BPR BKK) Jateng.

Hingga saat ini, proses penggabungan hanya tinggal menunggu izin operasional.

Direktur Operasional PT BKK Jateng, Drajat Adhitya Waldi menuturkan, izin yang ditargetkan selesai awal 2020 ini sedikit terhambat akibat adanya pandemi Covid-19.

Lahan Aset Kemenkeu Dimanfaatkan Pemkot Semarang, Disulap Jadi Taman Kota Bernama Signature Park

Disdikbud Jateng Mulai Siapkan Skenario Pembelajaran Tatap Muka di Sekolah

Janji Paslon Melalui Jalur Independen Pilwakot Solo, Bajo Tak Akan Ambil Gaji Selama Menjabat

Enam Camat Positif Covid-19, Bupati Pati: Itu Hasil Tes Swab, Mereka Sudah Dikarantina

"Memang prosesnya panjang."

"Tidak mudah menggabungkan 27 BKK menjadi satu," kata Drajat kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (29/7/2020).

Meskipun demikian, pihaknya terus melakukan upaya agar ada percepatan pembentukan gabungan BPR BKK di Jawa Tengah.

Banyak kendala yang dihadapi, semisal masalah kepemilikan.

Dimana pemegang saham BPR BKK tidak hanya dimiliki Pemprov Jateng, namun juga pemerintah kabupaten/ kota.

"Sehingga membutuhkan pembicaraan dan kesepakatan mengenai progress ke depan."

"Waktu yang diperlukan pun tidak singkat," ujarnya.

Halaman
1234
Penulis: mamdukh adi priyanto
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved