Berita Banjarnegara
Heboh Embus Es Selimuti Komplek Candi Arjuna, Bun Upas Landa Datarang Tinggi Dieng
Heboh Embus Es Selimuti Komplek Candi Arjuna, Bun Upas Landa Datarang Tinggi Dieng
Penulis: khoirul muzaki | Editor: yayan isro roziki
Embun es adalah fenomena tahunan, setiap musim kemarau.
Meski biasa terjadi tiap tahun, nyatanya daya tarik embun es tak pernah luntur.
"Apalagi objek wisatanya sudah dibuka, namun untuk mereka yang dari Jateng dan DIY," katanya.
Aryadi mengatakan, saat fenomena embun es terjadi, pagi hari, objek wisata Candi Arjuna belum dibuka.
Karenanya, wisatawan hanya bisa menikmati embun es di taman atau lapangan di luar pintu masuk candi Arjuna.
Baru, ketika objek wisata dibuka, sekitar pukul 08.00 Wib, wisatawan bisa masuk ke candi Arjuna.
Saat itu, embun es biasanya telah mulai hilang karena hari beranjak siang.
Sayang fenomena embun es memang tak tahan lama.
Es yang menyelimuti dedaunan cepat mencair usai terpapar terik matahari pagi.
Meski menjadi kabar menggembirakan bagi wisatawan di satu sisi, embun es bisa jadi kabar buruk bagi petani.
Tanaman petani bisa rusak hingga mati karena diselimuti es dalam kurun waktu lama.
Tetapi Aryadi belum mengetahui embun es yang terjadi dua hari berturut-turut ini telah berakibat buruk terhadap lahan petani.
Terutama yang berada di sekitar komplek Candi Arjuna.
"Belum tahu untuk dampaknya ke lahan pertanian," katanya. (*)
• Kandang Sapi Kurban Jokowi Dilapisi Karpet Jutaan Rupiah agar Tidur Nyenyak, saat Malam Dijaga
• Pilu, Bidan Hamil Meninggal karena Covid-19, Layananan Rumah Sakit Ditutup 114 Pegawai Dites Swab
• Begini Syarat Penerapan New Normal Menurut WHO dan Bappenas, Daerah Mana Sudah Siap?
• Jokowi Minta Adik Ipar Mundur dari Pilkada Gunungkidul, Begini Respon Balon Bupati Wahyu Purwanto