Breaking News:

MotoGP

Pasca Operasi Patah Tulang Marquez Harusnya Libur 6 Bulan, Bukan 2 Hari

Di tengah dukungan yang diterima Marc Marquez karena memutuskan membalap di MotoGP Andalusia, ada juga yang tak sepakat dengan keputusan sang pebalap.

Twitter
Dokter Xavier Mir dari Rumah Sakit Universitari Dexeus saat menangani operasi jari Marc Marquez pada April 2015.(TWITTER.com/marcmarquez93) 

TRIBUNBANYUMAS.COM - Di tengah dukungan yang diterima Marc Marquez karena memutuskan membalap di MotoGP Andalusia, ada juga yang tak sepakat dengan keputusan sang pebalap.

Adalah manajer tim Pramac Racing, Fransesco Guidotti, yang mengungkapkan ketidaksetujuannya dengan keputusan Marc Marquez itu.

Menurutnya, Marc Marquez tak seharusnya terburu-buru kembali ke sirkuit setelah operasi lengan kanan yang patah akibat kecelakaan pada MotoGP Spanyol pekan lalu.

"Itu mengejutkan setalah apa yang terjadi pada pekan lalu. Dia seharusnya kembali sekitar enam bulan dan bukan dua hari kemudian," ucap Fransesco Guidotti sembari tertawa.

Tagih Hutang Narkoba Senilai Rp 30 Juta, Pria di Palembang Justru Tewas Tertembak

Polisi Simpulkan Editor Metro TV Yodi Prabowo Bunuh Diri, Keluarga Tidak Percaya Berikut Alasannya

Dua Hari Operasi Patuh Candi, Pelanggaran Lalu Lintas di Jateng Capai 2.893 Kali

5 Rumah di Purwokerto Selatan Ludes Terbakar, 4 Mobil Damkar Dikerahkan

Akan tetapi, Guidotti pun juga menghormati keputusan Marc Marquez.

Dia menilai pebalap asal Spanyol itu sudah yakin dengan kondisinya.

"Namun, ketika seseorang memutuskan untuk balapan, dia menempatkan dirinya setara dengan yang lain," ucap Guidotti seperti dilansir dari Tuttomotoriweb.

"Jika dia memutuskan untuk membalap, itu artinya dia merasa yakin dan bisa," tutur Franseco Guidotti menambahkan.

Bagi Fransesco Guidotti, Marc Marquez benar-benar tidak perlu kembali secepat itu apabila ingin membuktikan diri sebagai pebalap hebat.

Guidotti menegaskan tak ada yang meragukan kemampuan seorang Marc Marquez.

Halaman
12
Editor: Rival Almanaf
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved