Breaking News:

Teror Virus Corona

Survei Charta Politika: 31,9 Persen Masyarakat Nilai Pemerintah Tak Terbuka soal Pandemi Covid-19

Survei Charta Politika: 31,9 Persen Masyarakat Nilai Pemerintah Tak Terbuka soal Covid-19

KOMPAS.COM/Shutterstock
Ilustrasi virus corona yang merebak di Indonesia. 31,9 persen responden surve Charta Politika menilai pemerintah tak terbuka soal pandemi Covid-19. Namun, 65,3 persen masyarakat lainnya menilai pemerintah terbuka dengan kondisi pandemi Covid-19 di Indonesia. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Berdasar hasil survei Charta Politika, 31,9 persen masyarakat menilai bahwa pemerintah tak terbuka soal penanganan dan kondisi pandemi Covid-19.

Lembaga Survei Charta Politika merilis survei mengenai tingkat keterbukaan pemerintah terkait kondisi pandemi Covid-19.

Hasilnya 65,3 persen masyarakat menilai pemerintah terbuka dengan kondisi pandemi Covid-19 di Indonesia.

Jokowi Bubarkan 18 Lembaga, Menpan-RB: Masih Ada 19 Lembaga yang Diusulkan untuk Dihapuskan

Misteri Kematian Janggal Takmir Masjid Terungkap, Polisi Tangkap Anak Tiri Penganiaya Korban

Fajar Serasa Start Balapan, Penerapan Social Distancing Pengendara Motor di Traffic Light Kebumen

Prabowo Mau Beli 15 Pesawat Tempur Bekas Austria, Harga Per Unitnya Bisa Mencapai Rp1,84 Triliun

"Mayoritas mengatakan atau 65,3 persen gabungan antara cukup terbuka dengan sangat terbuka masuk ke dalam kuadran terbuka," kata Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya, dalam webinar bertajuk 'Tren 3 Bulan, Kondisi Politik, Hukum, pada Masa Pandemi Covid-19', Rabu (22/7/2020).

Kendati demikian, Yunarto mengatakan masih ada 31,9 persen masyarakat yang menyatakan pemerintah tidak terbuka dengan kondisi pademi Covid-19.

Menurut dia, persentase yang menilai masyarakat tidak terbuka terbilang cukup besar.

"Ini bukan tentang pilkada, 65,3 persen itu bisa ditafsirkan sebagai sebuah kemenangan angka dari dua pilihan," ujar dia.

Diketahui survei tersebut dilakukan pada 6 hingga 12 Juli 2020 dengan metode wawancara melalui telepon.

Metode sampling yang digunakan adalah simple random sampling. Jumlah sampel 2.000 responden dengan kriteria 17 tahun atau sudah memenuhi syarat pemilih.

Wilayah survei nasional, tingkat kesalahan atau margin of error 2,19 persen dan quality control 20 persen dari total sampel. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Charta Politika: 31,9 Persen Responden Nilai Pemerintah Tak Terbuka soal Covid-19

Keluarga Jokowi, Maruf Amin, dan Prabowo Nyalon di Pilkada 2020, Ini Nama-namanya

Mantan Komisioner KPU Wahyu Setiawan Ajukan Diri sebagai Justice Collaborator, Siap Ungkap 3 Hal

Apes, Uang Rp 4 Juta Milik Warga Gunungkidul Ini Rusak Dimakan Rayap saat Disimpan di Plastik

Cara Mudah Cek Kepesertaan Bansos Covid-19 Melalui Aplikasi, Simak Petunjuk Berikut Ini

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved