Berita Kebumen
Fajar Serasa Start Balapan, Penerapan Social Distancing Pengendara Motor di Traffic Light Kebumen
Fajar Serasa Start Balapan, Penerapan Social Distancing Pengendara Motor di Traffic Light Kebumen
Penulis: rahdyan trijoko pamungkas | Editor: yayan isro roziki
TRIBUNBANYUMAS.COM, KEBUMEN - Beberapa waktu lalu, penerapan social distancing di traffict light Kabupaten Tuban, Jawa Timur (Jatim), viral di media sosial (medsos) lantaran polanya yang mirip dengan penataan pebalap motor di garis start balapan.
Hal serupa kini diterapkan bagi pemotor di lampu merah yang ada di wilayah kota Kabupaten Kebumen.
Penataan jarak pengendara sepeda motor layaknya starting grid Moto GP itu, membuat Fajar serasa sedang start balapan, saat berhenti di lampu merah.
• Jalan Raya di Purwokerto Ini Kembali Dibikin Dua Arah, Warga: Belum Tahu, Tak Ada Informasi
• Vaksin Covid-19 dari China Sampai di Indonesia, Ini Proses Berikutnya Agar Bisa Digunakan
• Satpol PP Ungkap Alasan 2 ASN Banjarnegara Ngamar di Losmen saat Jam Kerja: Katanya Konsultasi
• Rahman Takka Sujud Syukur Sapi Peliharaannya 1,2 Ton Dibeli Jokowi untuk Kurban, Ini Kelebihannya
Jaga jarak bagi pengendara motor ala starting grid itu diberlakukan di dua traffic light atau lampu merah di Kebumen: ruas jalan Ahmad Yani atau tepatnya tugu Lawet dan ruas Jalan Pahlawan.
Pantauan TribunBanyumas, ada banyak garis berhenti pada lampu merah tersebut. Kepolisian mengatur agar pengendara berhenti di garis yang telah disediakan.
Pemberlakuan pengaturan jaga jagarak di lampu merah mirip starting grid Moto GP itu diresmikan oleh Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz, Kapolres Kebumen Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan.
Seorang pengendara sepeda motor, Fajar Anggara (20), merasa aneh dengan adanya pemberlakuan social distancing di lampu merah.
Dirinya merasa pemberlakuan social distancing di lampu merah serasa akan balapan.
"Rasanya kayak mau balapan, kalau lampu merah seperti ini, " tutur dia.
Namun demikian ia menuturkan adanya pemberlakuan garis sosial distancing di lampu merah sangat membantu masyarakat untuk tetap menjaga jarak meskipun sedang berkendara.
Dirinya merasa lebih aman dengan pemberlakuan social distancing tersebut, agar tidak terpapar virus corona.
"Tapi sisi positifnya, dengan lampu merah seperti kita bisa jaga jarak, " tuturnya.
Meski sudah diberlakukan social distancing di lampu merah, masih ada pengendara sepeda motor yang belum mengenakan masker.
Westri (40) satu di antara pengendara yang tak mengenakan masker.
Dirinya mengaku tidak membawa masker saat ditemui awak media.