Breaking News:

Berita Kesehatan

Simak Ini, Tiga Kesalahan Gunakan Hand Sanitizer, Bikin Tidak Efektif Bunuh Virus

Saat berada di luar rumah, hand sanitizer menjadi salah satu barang yang wajib dibawa untuk mengantisipasi jika susah mencari sumber air dan sabun.

TRIBUN BANYUMAS/PERMATA PUTRA SEJATI
DOKUMENTASI - Ketua TP PKK Kabupaten Banyumas Erna Husein memperlihatkan contoh hand sanitizer yang dibagikan kepada para pengguna jalan di Purwokerto, Senin (23/3/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Rajin mencuci dan menjaga kebersihan tangan menjadi bagian dari protokol kesehatan yang selalu digembor-gemborkan pemerintah, khususnya di masa pandemi guna mencegah penularan virus corona.

Virus dapat berpindah dari tangan yang terkontaminasi dan kemudian menyentuh bagian wajah.

Saat berada di luar rumah, hand sanitizer menjadi salah satu barang yang wajib dibawa untuk mengantisipasi jika susah mencari sumber air dan sabun.

Sekelompok Remaja Pamer Senjata, Kabur Saat Isi BBM di SPBU Ngaliyan Semarang, Ini Kata Polisi

Coklit Dilakukan di Teras Rumah Saja, Ini Pertimbangan KPU Kabupaten Semarang

Samsat Salatiga Bersyukur Ada Program Bebas Denda Pajak Kendaraan Bermotor

Trio Brazil Lagi Pulang Kampung, Belum Dipanggil ke Semarang, Liluk: Kami Tunggu Kepastian Dahulu

Dilansir dari Kompas.com, Minggu (19/7/2020), menggunakan hand sanitizer atau pembersih tangan berbasis alkohol jadi metode praktis untuk kebersihan tangan saat berpergian.

Namun, ada 3 kesalahan umum yang harus dihindari saat menggunakan hand sanitizer agar efektif mencegah paparan virus corona.

Apa saja kesalahan yang kerap dilakukan?

Menggunakan hand sanitizer terlalu sedikit

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) mengungkapkan, gunakan hand sanitizer dengan takaran yang cukup.

Sehingga bisa menutupi semua permukaan tangan untuk mencegah penularan virus.

Dr Zeke J McKinney, dari Health Partners Riverway Clinic, Minnesota mengatakan, kebanyakan orang tidak menggunakan hand sanitizer dengan jumlah yang cukup.

Halaman
1234
Editor: deni setiawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved