Breaking News:

Berita Sragen

Damkar Berhasil Padamkan Kebakaran Pabrik Tekstil di Sragen Setelah Berjibaku Selama Lima Jam

Kebakaran yang melanda pabrik PT Bintang Asahi Textile Industri (BATI) Sragen akhirnya padam pada pukul 01.00 Jumat (17/7/2020) dini hari.

Istimewa
Tim dari BPBD, Damkar Sragen ketika sedang memadamkan api di PT BATI Purwosuman, Sragen 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SRAGEN - Kebakaran yang melanda pabrik PT Bintang Asahi Textile Industri (BATI) Sragen akhirnya padam pada pukul 01.00 Jumat (17/7/2020) dini hari.

Pabrik yang berada di Dukuh Darangan RT 10 Desa Purwosuman, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Sragen itu awalnya terbakar sekira pukul 20.00 WIB.

Kabid Pemadam Kebakaran Satpol-PP Sragen, Sunardi menyampaikan api berhasil dipadamkan pada lima jam setelah kejadian yakni pada pukul 01.00 dini hari. 

Tak tanggung-tanggung, sebanyak tujuh mobil Damkar dikerahkan dalam kebakaran pabrik ini, empat merupakan mobil Damkar Sragen, masing-masing satu mobil damkar dari Solo, Karanganyar dan Sukoharjo.

Terkuak Alasan Valentino Rossi Belum Juga Tanda Tangan Kontrak Bareng Petronas Yamaha di MotoGP

Update Banjir dan Tanah Longsor di Sulawesi Selatan, Korban Jiwa Tembus 21 Orang

Dua Pemuda Kapok Tidak Kenakan Masker Setelah Dapat Hukuman Menaiki Ambulans

Pelaku Pembunuh Remaja di Kota Pekalongan Ditangkap Dalam Waktu Kurang dari 24 Jam

"Kami mendapatkan laporan pukul 20.17 WIB, penanganan 20.30, jam terkondisi pukul 01.00 dini hari. Tujuh mobil damkar, dua unit tangki dari PMI dan dua unit tangki dari BPBD Sragen," kata Sunardi kepada Tribunjateng.com.

Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten Sragen, Sugeng Priyono menyampaikan pelapor pertama ialah satpam yang sedang berjaga di pabrik tersebut.

"Kurang lebih pukul 20.15 WIB karyawan pabrik melihat ada kepulan asap dari gedung bagian belakang. Kemudian karyawan tersebut melaporkan kepada satpam setelah dicek ternyata gedung kapas sisa produksi terbakar," katanya.

Mengetahui hal tersebut satpam segera melaporkan kejadian itu ke Damkar Sragen, selang 10 menit tiga mobil damkar Sragen datang untuk memadamkan api.

Sugeng menyampaikan pintu masuk ke gudang yang terbakar sempit, menyebabkan pemadaman api cukup lama, selain itu kendala lain kurangnya hidrant.

Sugeng menyampaikan belum diketahui berapa kerugian, yang jelas akibat kebakaran ini, pabrik mengalami kerusakan satu blok gudang kapas sisa produksi.

Rekomendasi Resep Olahan Daging Kurban Idul Adha yang Tidak Hanya Sekadar Satai

Pemuda Sebar Video Mesum Bersama Pacar Karena Kesal Kekasih Dilamar Orang

Lion Air Group Kaji Rute Penerbangan dari dan ke Bandara Ngloram Blora: Kita Lihat Respon Pasar

Hujan Ringan di Sore Hari, Berikut Prakiraan Cuaca di Kabupaten Tegal Jumat 17 April 2020

Dampak dari kejadian membuat panik karyawan pabrik yang saat itu masih masuk shift malam, dan membuat polusi udara di sekitar tempat kejadian.

"Sementara ini penyebab kejadian diduga dari konsleting listrik," kata Sugeng.

Dalam pemadaman api tersebut setidaknya ada 115 personil  yang terdiri dari aparat maupun relawan yang ada di lokasi, diantaranya Damkar Soloraya, BPBD Sragen, TNI-Polri, PLN, PMI Sragen, PSC 119 Sragen, Satpol-PP.

Sementara itu dari relawan SAR KWS, SAR MDMC, SAR Semut Ireng, SAR TAGANA, SAR Karanganyar, SAR FKAM, SAR UNS, Poldes, SAR MTA, Relawan karangpandan, FKPPI, Ganepo dan IOF. (uti)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved