Breaking News:

Banjir di Sulsel

Update Banjir dan Tanah Longsor di Sulawesi Selatan, Korban Jiwa Tembus 21 Orang

Update data terkini soal bencana banjir dan tanah longsor di Luwu Utara Sulawesi Selatan menyebut korban jiwa terus bertambah.

Editor: Rival Almanaf
Istimewa
Banjir yang merendam Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, sejumlah warga memilih mencari tempat yang aman karena khawatir banjir susulan akan kembali terjadi, Sabtu (8/6/2019).(KOMPAS.COM/AMRAN AMIR) 

TRIBUNBANYUMAS.COM - Update data terkini soal bencana banjir dan tanah longsor di Luwu Utara Sulawesi Selatan menyebut korban jiwa terus bertambah.

Dilansir dari Tribunnews, Jumat (17/7/2020) bencana tersebut telah menewaskan sekira 21 orang dan membuat ratusan orang kehilangan rumahnya.

Pejabat berwenang mengatakan, tim penyelamat tengah melanjutkan pencarian 23 orang hilang.

Dua Pemuda Kapok Tidak Kenakan Masker Setelah Dapat Hukuman Menaiki Ambulans

Pelaku Pembunuh Remaja di Kota Pekalongan Ditangkap Dalam Waktu Kurang dari 24 Jam

Rekomendasi Resep Olahan Daging Kurban Idul Adha yang Tidak Hanya Sekadar Satai

Pemuda Sebar Video Mesum Bersama Pacar Karena Kesal Kekasih Dilamar Orang

Bencana alam yang terjadi di Luwu Utara, Sulawesi Selatan ini pun tak luput dari sorotan media asing Al Jazeera, Rabu (15/7/2020).

Al Jazeera melaporkan, banjir yang dipicu hujan lebat sejak Senin malam menyebabkan tiga sungai meluap.

Lebih lanjut, Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB, Raditya Jati angkat bicara.

Jati menerangkan, Rabu (15/7/2020), lumpur menutup akses ke jalan utama ke kabupaten Luwu Utara.

"Pembaruan terbaru dari BNPB, 21 orang tewas dan kami tengah mencari 23 orang," ungkap Jati.

Ratusan Rumah, Kantor Pemerintah Dikepung Lumpur

Selanjutnya, ratusan rumah hingga kantor pemerintahan dikabarkan terkepung lumpur akibat banjir.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved