Breaking News:

Teror Virus Corona

Lakukan Rapid Test Periodik Terhadap Nakes! PPNI Jateng Prihatin Kondisi Tenaga Medis di Jepara

Beberapa hari terakhir ini, kasus virus corona (Covid-19) di Kabupaten Jepara meningkat drastis, pada Selasa (14/7/2020), ada sekira 560 warga.

Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: deni setiawan
FREEPIK.COM
ILUSTRASI Petugas kesehatan memeriksa sampel dari rapid test seorang pasien. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Beberapa hari terakhir ini, kasus virus corona (Covid-19) di Kabupaten Jepara meningkat drastis.

Pada 10 Juli 2020, sebanyak 500 kasus tercatat di sana.

Lalu pada hari ini, Selasa (14/7/2020), ada sekira 560 warga Jepara terpapar Covid-19.

Jumlah itu belum termasuk warga yang dirawat di luar Jepara.

Pemuda Warga Purwanegara Diciduk Polisi, Setubuhi Anak Bawah Umur di Hotel Dekat Stasiun Purwokerto

25 Pasien Covid-19 Masih Dirawat, Bupati Banjarnegara: Kemarin Tambah Lagi 4 Orang

Air Curug Panyatan Purbalingga Tak Pernah Kering, Hanya Sempat Mati Suri Akibat Pandemi

Tahun Depan Warga Desa di Adipala Cilacap Sudah Terbebas BABS, Indonesia Power Bantu Bangun Jamban

Jika ditotal, ada 708 warga ber-KTP Bumi Kartini yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Melihat data ini, kabupaten yang terkenal dengan produksi mebel ini kemudian berstatus zona merah.

Dari jumlah kasus positif corona itu, ada 120 tenaga kesehatan (nakes) terkonfirmasi coronavirus.

Data itu direkap hingga akhir pekan kemarin.

Itu berarti 22 persen kasus Covid-19 di Jepara menimpa para pejuang yang merupakan benteng terakhir.

Kondisi ini pun mendapatkan perhatian Ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jateng yang juga anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto.

Halaman
123
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved