Berita Semarang

Terduga Teroris Perempuan Ditangkap Densus 88 di Semarang, Pak RT: Saya Sudah Diajak Komunikasi

Terduga Teroris Perempuan Ditangkap Densus 88 di Semarang, Pak RT: Saya Sudah Diajak Komunikasi

Penulis: iwan Arifianto | Editor: yayan isro roziki
TribunBanyumas/Iwan Arifianto
Rumah tempat tinggal IS (47), perempuan terduga teroris asal Semarang, yang ditangkap Densus 88 Anti-teror Mabes Polri pada Rabu (24/6/2020) lalu. 

Selian itu, anggota Densus juga memantau di sekitar rumah.

Baik secara langsung maupun pengamatan melalui kamera CCTV.

"Saya memang kenal dengan IS, tapi dokumen seperti KTP, KK dan lainnya pihak RT tidak punya."

"Sebab ketika diminta oleh pihak RT tidak pernah dikasih oleh IS," jelasnya.

Agus mengatakan, rumah yang ditinggali IS merupakan rumah milik kedua orangtuanya yang telah meninggal dunia.

Rumah itu telah resmi menjadi milik kakak kandung IS yang tinggal di Kalimantan.

"Dulu orangtua IS jadi Pak RT wilayah ini, tapi sudah lama," katanya.

Pantauan TribunBanyumas.com, di rumah tersebut terdapat spanduk berukuran sekira 2 meter x 3 meter warna hijau - kuning.

Spanduk itu bertuliskan “Rumah Sehat Bu Ana” Cabang Klinik Pangkalan Bun Kalimantan Tengah, menerima pengobatan Asma, Stroke, Jantung, Syaraf Kejepit dan Maag Kronis.

Rumah bertembok itu berukuran sekira 9 meter x 13 meter bercat putih dan krem, berpagar hitam dan digembok.

Tampak lampu menyala terang.

"Ada kerabatnya yang pegang kunci, mungkin dinyalain oleh kerabatnya itu," jelasnya. (iwn)

Harga 1 Kardus Mi Instan Setara 2 Gram Emas, Mahalnya Harga Pangan di Korowai Pedalaman Papua

Putri Bambang Sadono Padma Ramaikan Bursa Balon Bupati Blora, Golkar Ingin Usung Kader Sendiri

Masuki Fase New Normal Pasien Positif Covid-19 di Banyumas Bertambah, Berikut Update Minggu 5 Juli

Begini Syarat Penerapan New Normal Menurut WHO dan Bappenas, Daerah Mana Sudah Siap?

Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved