Breaking News:

Berita Jawa Tengah

Berapa Jumlah Insentif Tenaga Kesehatan di Jateng? Yulianto Prabowo: Maaf, Saya Tidak Tahu

85 persen rumah sakit dan pemerintah daerah mengajukan klaim pencairan insentif tenaga kesehatan (nakes) yang menangani pasien corona (Covid-19).

DOKUMENTASI DINKES JATENG
Kepala Dinkes Jateng, Yulianto Prabowo. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Dinkes Jateng mencatat sudah 85 persen rumah sakit dan pemerintah daerah mengajukan klaim pencairan insentif untuk tenaga kesehatan (nakes) yang menangani pasien corona (Covid-19).

Persentase itu dari total fasilitas kesehatan di Jawa Tengah sebanyak 58 rumah sakit ditambah 28 dinas kesehatan kabupaten/kota.

Untuk semua fasilitas kesehatan lini satu dan dua penanganan Covid-19 diklaim sudah melakukan pengajuan insentif.

Mohon Maaf, KA Ranggajati Kembali Berhenti Beroperasi, Hasil Evaluasi Okupansi Penumpang

Kantor Desa Rabak Digeruduk Warga, Kades Tak Bisa Dihubungi, Dugaan Penyelewengan Tiga Sumber Dana

Wisata Hutan Pinus Limpakuwus Sudah Dibuka, Tapi Maaf Cuma Warga Banyumas yang Boleh Masuk

Bupati Banyumas: Jangan Perempuan Saja yang Jadi Objek, Pria Juga Harus Mau KB

"Untuk jumlah tenaga kesehatan yang mengajukan Dinkes Jateng tidak mengetahui."

"Lantaran yang melakukan verifikasi dinas kesehatan di tiap kabupaten/kota yang dikirim langsung ke Kementerian Kesehatan (Kemenkes)."

"Karena itu, kami tidak bisa menyebut jumlah yang mengajukan," kata Kepala Dinkes Jateng, Yulianto Prabowo kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (1/7/2020).

Begitu juga jumlah tenaga kesehatan yang telah memperoleh pencairan dana insetif, pihaknya tidak bisa menyebut jumlah.

Pasalnya, dana insentif langsung dikirim ke rekening pribadi masing-masing tenaga kesehatan.

Yulianto menjelaskan, ada beberapa rumah sakit yang tidak mengajukan klaim, lantaran kemungkinan tidak merawat pasien corona.

"Namun, beberapa rumah sakit sudah ada yang mengabarkan bahwa tenaga kesehatannya telah menerima insentif. Misalnya RS Telogorejo Semarang," jelasnya.

Halaman
123
Penulis: mamdukh adi priyanto
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved