Selasa, 12 Mei 2026

Berita Viral

Viral Video Pesepeda Terobos Lampu Merah di Tegal, Ini Klarifikasi Panitia Tegal Night Ride

Sebuah video beredar dan jadi viral, puluhan pesepeda terdiri dari anak-anak hingga dewasa menerobos lampu lalu lintas yang sedang menyala merah.

Tayang:
Istimewa
Foto pesepeda di Kota Tegal yang viral menerobos lalu lintas di Pertigaan Gili Tugel, pada Sabtu (27/6/2020) malam. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, TEGAL - Pada Sabtu (27/6/2020) malam, muncul video beberapa pesepeda nekat menerobos lampu lalu lintas di Pertigaan Gili Tugel, Kota Tegal.

Video itu pun beredar luas dan menjadi viral di media sosial.

Diduga, para pesepeda itu merupakan rombongan peserta Tegal Night Ride (TNR).

Warga Geruduk Kantor Desa Pejogol, Tuntut Kaur Kesra Mundur Karena Kepergok Berselingkuh

Kendala SLB Yakut Purwokerto Terapkan Belajar Daring, Anak Kami Jadi Gampang Marah

Mayjen TNI Bakti Agus Fajari Jabat Pangdam IV Diponegoro

9 Hari Tangkap 67 Tersangka Kasus Perjudian di Jateng, Polda Jateng: Judi Online Tunggu Gilirannya

Panitia TNR, Muhamad Noval (26) pun mencoba memberikan klarifikasi terkait video viral tersebut.

Dalam video itu, puluhan pesepeda terdiri dari anak-anak hingga orang dewasa menerobos lampu lalu lintas yang sedang menyala merah.

Akibatnya pengendara mobil dan sepeda motor yang hendak melintas terpaksa terhenti di tengah jalan hingga lampu lalu lintas kembali hijau.

Noval mengatakan, pesepeda yang menerobos lampu lalu lintas bukan dari rombongan gowes bareng Tegal Night Ride.

Mereka dari masyarakat umum yang melaju bersama rombongan.

Ia menjelaskan, Tegal Night Ride merupakan gowes bareng dari berbagai kelompok pesepeda di wilayah Tegal.

Menurutnya, anggota resmi TNR di grup Whatsapp dan Facebook hanya berjumlah 135 orang.

"Anggota yang benar- benar resmi di Facebook dan Whatsapp hanya 135 orang."

"Tetapi yang datang sampai 1.000 pesepeda," kata Noval kepada Tribunbanyumas.com, Senin (29/6/2020).

Meski demikian, pihaknya meminta maaf kepada seluruh masyarakat di Kabupaten dan Kota Tegal.

Noval meminta maaf atas nama pesepeda di wilayah Tegal.

Ia mengaku sempat tidak tenang dan kepikiran saat nitizen (warganet) mengira itu rombongan TNR yang menerobos lampu lalu lintas.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved