Teror Virus Corona
Tren Kasus Covid-19 Mulai Menurun di Salatiga, Sekda: Perwali Menuju New Normal Sedang Disiapkan
Masyarakat Kota Salatiga diminta tidak terbawa uforia sampai lupa menerapkan protokol kesehatan virus corona (Covid-19) saat kasus mulai menurun.
Penulis: M Nafiul Haris | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, SALATIGA - Masyarakat Kota Salatiga diminta tidak terbawa uforia sampai lupa menerapkan protokol kesehatan virus corona (Covid-19).
Seperti diketahui, tren kasus penderita virus corona di Kota Salatiga saat ini mulai menurun.
Sekda Kota Salatiga, Fakruroji mengatakan, tingkat penyebaran virus corona di Salatiga sudah menunjukkan tren menurun.
• Warga Geruduk Kantor Desa Pejogol, Tuntut Kaur Kesra Mundur Karena Kepergok Berselingkuh
• Pilkada Kabupaten Semarang, Bintang Narsasi: Relawan Sudah Siap
• Mayjen TNI Bakti Agus Fajari Jabat Pangdam IV Diponegoro
• Naik 15 Persen Selama Pandemi Covi-19, Angka Kehamilan di Kabupaten Semarang, Ini Penyebabnya
"Risiko penularan di Jawa Tengah, Salatiga terendah atau di urutan ke 3 dari bawah."
"Meski begitu warga tidak boleh lengah," terangnya kepada Tribunbanyumas.com, Senin (29/6/2020).
Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid- 19 itu berharap, melalui peran serta masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan, virus corona benar-benar akan hilang.
Ia menambahkan, sedangkan persiapan menuju new normal, Pemkot Salatiga sudah menyusun Peraturan Wali Kota (Perwali) tentang penerapan protokol kesehatan.
"Perwali disusun untuk memberikan batasan karena masyarakat di tengah pandemi virus corona."
"Mereka tidak bisa berdiam diri, melainkan tetap harus produktif dan hidup berdampingan dengan virus corona."
"Maka, fungsi Perwali Salatiga akan mengatur tentang pola hidup baru itu," katanya.
Dikatakannya, dalam Perwali yang tengah disusun Bagian Hukum Setda Kota Salatiga akan turut mengatur kewajiban mengenakan masker.
Yang diketahui 70 persen efektif dalam mencegah penularan virus corona.
Selebihnya, lanjut dia, terdapat pula aturan sanksi bagi pelanggar yang tidak mematuhi protokol kesehatan.
Meskipun, sanksi bersifat edukatif dalam waktu cepat akan segera disosialisasikan ke masyarakat.
"Wali Kota Salatiga ingin ada efek jera dalam membangkitkan kesadaran masyarakat untuk tetap waspada di tengah pandemi."