Berita Kriminal

Polisi Periksa Manager BMT Insan Mandiri, Status Saksi Kasus Penggelapan Dana Nasabah di Banyumas

Penyelidikan kasus penggelapan dana nasabah BMT Insan Mandiri, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas, terus berlanjut.

TRIBUN BANYUMAS/PERMATA PUTRA SEJATI
Kasatreskrim Polresta Banyumas, AKP Berry saat ditemui di ruang kerjanya di Mapolresta Banyumas, Jumat (19/6/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Penyelidikan kasus penggelapan dana nasabah BMT Insan Mandiri, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas, terus berlanjut.

Bahkan pada Rabu (24/6/2020), pihak manajer dari BMT Insan Mandiri ikut diperiksa polisi di Satreskrim Polresta Banyumas.

"Manager ikut kami periksa untuk dimintai keterangan terkait dana dari nasabah."

"Terutama apakah dana benar masuk ke BMT atau tidak," ujar Kasatreskrim Polresta Banyumas AKP Berry kepada TribunBanyumas.com, Kamis (25/6/2020).

Pelaku Palsukan Slip Setoran Nasabah BMT Insan Mandiri, Polisi Baru Terima 15 Pelapor di Banyumas

Pengumuman Resmi Muhammadiyah: 31 Juli 2020, Hari Raya Iduladha 1441 Hijriyah

Kalau Ganti Meteran Listrik yang Rusak, Bayar atau Tidak? Ini Penjelasan Lengkap PLN

Pemuda Kober Ciptakan Mobil Listrik, Proposal Sempat Dicuekin Pemkab Banyumas, Begini Kisahnya

AKP Berry menambahkan, dalam pemeriksaan itu manajer berinisial T berstatus sebagai saksi.

"Belum ada tersangka lain, T masih sebatas saksi."

"Baru ES saja yang menjadi tersangka dan masih akan kami selidiki kasus ini," katanya.

Ihwal pemeriksaan terkait nasabah yang tertipu dan tertarik lalu menyimpan sejumlah uang dalam bentuk deposito hingga ratusan juta Rupiah kepada tersangka.

Namun ternyata uang tersebut tidak disetorkan pada perusahaan tempatnya bekerja.

Tersangka bukan hanya menawarkan deposito, tetapi juga menjanjikan investasi mobil.

Halaman
1234
Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved