Breaking News:

Berita Kriminal

Petugas Gerebek Tempat Produksi Jamu Ilegal di Kroya Cilacap, Sebagian Gunakan Bahan Kimia Obat

Ada sekira enam jenis jamu beserta alat produksinya, kemasan kosong, hingga bahan baku yang masih bentuk serbuk yang disita oleh petugas di Cilacap.

KANTOR LOKA POM BANYUMAS
Petugas Kantor Loka POM Banyumas menyita barang bukti dari tempat produksi jamu ilegal Desa Gentasari RT 07 RW 03, Kecamatan Kroya, Kabupaten Cilacap, Rabu (17/6/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Kantor Loka POM Banyumas mengungkap tempat produksi jamu ilegal di Desa Gentasari RT 07 RW 03, Kecamatan Kroya, Kabupaten Cilacap, Rabu (17/6/2020).

Penggerebegan tersebut berdasarkan informasi aduan masyarakat akan adanya produksi jamu ilegal di daerah tersebut.

Ada sekira enam jenis jamu beserta alat produksinya, kemasan kosong, hingga bahan baku yang masih bentuk serbuk yang disita oleh petugas.

Rumah Pak Bawor Jadi Wisata Dadakan, Heboh Viral Babi Hutan Aneh di Jatilawang Banyumas

23 ASN Disdikbud Purbalingga Sudah Dikenai Sanksi, BKPP: Sebatas Pelanggaran Kode Etik

Zona Risiko Rendah Covid-19, Dinkes Jateng Restui Banyumas Terapkan New Normal

Dua Kebijakan Bakal Diterapkan di Banyumas, SOP Bikin Hajatan Hingga Perlonggar Sistem Satu Arah

Petugas Loka POM akan segera meminta penjelasan dan pertanggungjawaban kepada pemilik atas produksi jamunya.

"Waktu kami datang, dua pekerja sempat melarikan diri dan motor pun ditinggal," ujar Kepala Kantor Loka POM Banyumas, Suliyanto kepada TribunBanyumas.com, Rabu (17/6/2020).

Dalam penggerebegan tersebut, pihaknya mengajak serta ketua RT setempat terkait proses sita jamu ilegal tersebut.

"Sementara nama-nama pemilik dan KTP karyawan sudah dikantongi," imbuhnya.

Tempat tersebut dikatakan sebagai tempat produksi jamu ilegal karena tidak berizin sebagai tempat produksi jamu.

Selain itu, produknya juga tidak memiliki bukti izin edar.

"Kemungkinan akan diuji, apakah mengandung bahan kimia obat (BKO) atau tidak."

Halaman
12
Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved