Breaking News:

Berita Kriminal

Coklat Pilihannya Lembek, PNS Ini Muntab, Aniaya Kasir Toko hingga Luka, Kini Mendekam di Penjara

Coklat Pilihannya Lembek, PNS Ini Muntab, Aniaya Kasir Toko hingga Korban Terluka. polisi pun segera menangkap pelaku, yang aksinya terekam cctv

Shutterstock
Ilustrasi kasus penganiayaan - Kesal karena coklat pilihan yang hendak dibelinya lembek, seorang PNS menganiaya perempuan kasir toko yang didatanginya itu. Kini PNS berusia 51 tahun itu mendekam di sel tahanan kepolisian dan terancam hukuman 2 tahun penjara. 

"Pelaku melempar cokelat ke bagian wajah kasir perempuan tersebut, sehingga mengalami luka. Tersangka kooperatif, tidak mungkin dia menyangkal karena ada di CCTV."

TRIBUNBANYUMAS.COM - Coklat pilihannya yang hendak dibeli lembek, seorang pegawai negeri sipil (PNS) di Kabupaten Merauke, Provinsi Papua, berinisial YR (51) muntab.

Ia pun menumpahkan kekesalannya dengan menganiaya perempuan yang bekerja sebagi kasir di toko swalayan, yang didatanginya itu.

Kini, YR telah ditangkap polisi dan mendekam di penjara. Ia ditahan di sel kepolisian setempat dan terancam hukuman 2 tahun penjara.

Kapolres Merauke AKBP Ary Purwano mengatakan, YR tak terima dengan kualitas cokelat yang akan dibelinya. Cokelat itu lembek.

Cara Mudah Cek Kepesertaan Bansos Covid-19 Melalui Aplikasi, Simak Petunjuk Berikut Ini

Celeng Aneh Milik Warga Banyumas Viral, Suka Makan Nasi Hangat Roti dan Kopi, Kaki Berjari Panjang

Saat Tidur Pulas, Bintara Tinggi Polresta Palembang Ditusuk Teman Sendiri, Ada 9 Lubang di Tubuhnya

KSAU Ungkap Detik-detik Jatuhnya Jet Tempur AU di Riau, Pilot Laporkan Pesawat Kehilangan Tenaga

YR menumpahkan kekesalannya kepada AR (25) yang saat itu bertugas di meja kasir.

Aksi itu terekam kamera pengawas atau CCTV yang ada di dalam toko.

Terlihat, YR berbelanja dengan seorang anak. Ia terlihat protes kepada perempuan yang melayani di meja kasir.

Tak lama berdebat, YR melemparkan cokelat yang lembek tersebut.

Cokelat itu tepat mengenai wajah AR.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved