Berita Internasional
Tolak Kerahkan Tentara untuk Redam Demo George Floyd, Menhan AS akan Dipecat Presiden Trump
Tolak Kerahkan Tentara untuk Redam Demo George Floyd, Menhan AS akan Dipecat Presiden Trump
Dalan pandangan sang presiden, kerusuhan yang ditimbulkan sudah membuat baik penegak hukum maupun Garda Nasional kewalahan.
Karena itu, dia pun mengusulkan untuk menerjunkan pasukan aktif di jalan-jalan AS untuk meredam aksi yang juga disertai penjarahan tersebut.
Namun para penasihatnya, termasuk Chairman Kepala Staf Gabungan Jenderal Mark Milley, menentang presiden mengaktifkan UU Pemberontakan 1807.
Esper, seorang lulusan West Point dan pernah menjadi perwira Angkatan Darat, melihat bahwa mengaktifkan UU itu tidak akan berguna.
Saat berancang-ancang memecat Esper, Trump sempat berkonsultasi dengan Kepala Staf Gedung Putih, Menteri Luar Negeri Mike Pompeo, hingga Senator Tom Cotton.
Dalam pandangan mereka, mendepak Esper memberikan kerugian ganda bagi dia.
Di antaranya dia tidak punya banyak waktu mencari kandidat ideal untuk mengisi posisinya.
Kemudian, pemecatan tersebut bisa membuat Pentagon berada dalam keadaan kekosongan pimpinan jelang Pilpres AS November mendatang. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Keinginan Pakai Tentara Redam Demo George Floyd Ditolak, Trump Ingin Pecat Menhan AS
• Viral Cerita Perbudakan di Kereta Emas Belanda, Muncul Petisi Online, Ribuan Orang Menggugat
• Begini Syarat Penerapan New Normal Menurut WHO dan Bappenas, Daerah Mana Sudah Siap?
• Sinopsis Film Jupiter Ascending, Dibintangi Mila Kunis Tayang di Bioskop Trans TV Malam Ini
• Ibu Hamil Tusuk Suaminya hingga Tewas, Tak Terima Dipukul Kursi saat Cekcok Rumah Tangga