Breaking News:

Berita Regional

Lambaikan Tangan Minta Tolong Dikira Prank, Siswa SMP Dibiarkan Tenggelam di Bengawan Madiun

Tangan Melambai Minta Tolong Dikira Prank, Siswa SMP Dibiarkan Tenggelam di Bengawan Madiun

Editor: yayan isro roziki
grid.id
Ilustrasi korban tenggelam lambaikan tangan minta pertolongan - Karena suka ngeprank, seorang siswa SMP di Madiun dibiarkan temannya tenggelam di tengah bengawan. Korban dikira bercanda saat melambaikan tangan, tanda minta pertolongan. 

Beberapa saat setelah berenang ke tengah, Radin tampak tenggelam. Dua tangannya melambai-lambai ke atas seperti orang yang meminta pertolongan, namun hal itu diabaikan oleh  teman-temannya karena dikira sedang ngeprank. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, MADIUN - Seorang siswa SMP di Madiun hilang, tenggelam di tengah Bengawan Madiun, Selasa (9/6/2020) sore.

Korban sempat melambaikan tangan, tanda meminta tolong kepada teman-temannya.

Namun, karena dikira bagian dari prank, teman-teman korban tak menghiraukan lambaian tangan korban.

Korban diketahui bernama Radian, seorang pelajar SMPN 3 Kota Madiun. Ia tenggelam dan menghilang di Bengawan Madiun atau Kali Bantaran.

Cara Mudah Cek Kepesertaan Bansos Covid-19 Melalui Aplikasi, Simak Petunjuk Berikut Ini

31 Orang Ditangkap Polisi, Terlibat Pengambilan Paksa Jenazah PDP Corona di Rumah Sakit

APD Sempat Kekurangan Kini Berlebih, Menperin Dorong Kran Ekspor Dibuka: Kita Over Supply

Tak Diberi Uang Rokok, Anak Tega Bunuh Ibu Kandung, Gorok Leher lalu Ditinggal ke Warung Kopi

Warga Jalan Mojopahit, Kecamatan Winongo, Kota Madiun ini tenggelam saat berenang bersama dua temnnya, Zaki dan Bayu.

Seorang temannya, Abdul Ridho, mengatakan sore itu sekitar pukul 15.00, ia bersama teman-temannya akan bermain sepeda di Taman Lalu-Lintas Bantaran Kota Madiun.

Namun, Radian tiba-tiba mengajak berenang di sungai Bantaran yang lokasinya hanya beberapa ratus meter dari Taman Lalu-lintas.

"Tadi kami mau bermain sepeda BMX, ada salah satu teman mengajak berenang. Ada tiga orang yang berenang, yang dua cuma di pinggir, kalau Radin renang ke tengah," kata pelajar kelas VI SDN Sidorejo 2 Kota Madiun ini.

Ia mengatakan, beberapa saat setelah berenang ke tengah, Radin tampak tenggelam.

Dua tangannya melambai-lambai ke atas seperti orang yang meminta pertolongan, namun hal itu diabaikan oleh  teman-temannya karena dikira sedang ngeprank. 

"Dikiranya cuma bercanda, soalnya dia suka nge-prank."

"Tapi setelah hampir satu jam ditunggu, sampai hampir magrib nggak kelihatan, akhirnya saya melapor ke polisi," katanya.

Pantauan di lokasi, hingga sekitar pukul 19.00, petugas gabungan BPBD, TNI, dan Polisi masih melakukan pencarian di lokasi kejadian. Namun, korban belum ditemukan. (*)

 Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Suka Bikin Prank, Pelajar di Madiun Tak Ditolong Saat Tenggelam Karena Dikira Bercanda

Guru PNS Ini Menghilang Tak Mengajar Selama 4 Tahun, Bikin Miris Ternyata Alih Profesi Jadi Ini

Polri Tetapkan 12 Tersangka Kasus Pengambilan Paksa Jenazah PDP Covid-19, Ini Rinciannya

Tega! Puluhan Juta Rupiah Dana Bansos Covid-19 untuk Lansia Dikorupsi, Polisi Lakukan Ini

Ini Perintah Kapolri Idham Aziz soal Maraknya Pengambilan Paksa Jenazah Covid-19

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved