Breaking News:

Berita Regional

31 Orang Ditangkap Polisi, Terlibat Pengambilan Paksa Jenazah PDP Corona di Rumah Sakit

31 Orang Ditangkap Polisi, Terlibat Pengambilan Paksa Jenazah PDP Corona di sebuah Rumah Sakit di makassar

Shutterstock
Ilustrasi tersangka kasus kriminal - Polisi di Makassar menangkap 31 orang yang terlibat dalam kasus pengambilan paksa jenazah PDP Covid-19. 

25 dari 31 orang yang ditangkap, meupakan bagian orang-orang bersenjata tajam yang mengambil paksa jenazah PDP Covid-19 di Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Dadi Makassar.

TRIBUNBANYUMAS.COM - Dalam sepekan, terjadi 3 kasus pengambilan paksa jenazah pasien dalam pengawasan (PDP) corona di Makassar.

Dalam rentetan peristiwa itu, 31 orang telah ditangkap polisi. Petugas yang melakukan penangkapan merupakan tim gabungan dari Polda Sulawesi Selatan (Sulsel)dan Polrestabes Makassar.

25 dari 31 orang yang ditangkap, meupakan bagian orang-orang bersenjata tajam yang mengambil paksa jenazah PDP Covid-19 di Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Dadi Makassar.

Demikian disampaikan Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Ibrahim Tompo. 

Sementara sisanya, sambung dia, merupakan seorang warga yang menjemput paksa jenazah di Rumah Sakit Stella Maris dan 5 lainnya yang melakukan penjemputan di Rumah Sakit Labuang Baji.

Cara Mudah Cek Kepesertaan Bansos Covid-19 Melalui Aplikasi, Simak Petunjuk Berikut Ini

Polri Tetapkan 12 Tersangka Kasus Pengambilan Paksa Jenazah PDP Covid-19, Ini Rinciannya

Viral Video 100-an Orang Bawa Sajam ke Rumah Sakit, Keluarga Ambil Paksa Jenazah PDP Corona

APD Sempat Kekurangan Kini Berlebih, Menperin Dorong Kran Ekspor Dibuka: Kita Over Supply

"Dari 25 orang yang sudah kita periksa di RSKD Dadi, sudah ditetapkan tersangka 2 orang berinisial SY yang merupakan adik dari almarhum dan satu ipar dari almarhum, MR," kata Ibrahim saat diwawancara di Mapolrestabes Makassar, Selasa (9/6/2020) malam.

Ibrahim mengatakan dalam insiden penjemputan paksa di RSKD Dadi, SY berperan sebagai sopir mobil yang membawa jenazah.

Sementara MR memprovokasi warga agar datang dan mengeluarkan dengan paksa jenazah iparnya dari rumah sakit.

Untuk tersangka penjemputan paksa jenazah di Rumah Sakit Stella Maris, kata Ibrahim, merupakan anak dari almarhum berinisial AW.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved