Breaking News:

Berita Regional

Tega! Puluhan Juta Rupiah Dana Bansos Covid-19 untuk Lansia Dikorupsi, Polisi Lakukan Ini

Tega! Puluhan Juta Rupiah Dana Bansos Covid-19 untuk Lansia Dikorupsi, Polisi Lakukan Ini

net.
Ilustrasi kasus korupsi - Dana bansos Covid-19 untuk lansia di Mempawah dengan nilai puluhan juta rupiah diduga dikorupsi. Belum ada tersangka yang ditetapkan dalam kasus ini, namun polisi telah lakukan penyelidikan dan lengkapi alat bukti. 

Puluhan juta rupiah alokasi dana bansos Covid-19 untuk lansia, diduga dikorupsi. Kepolisian belum menetapkan tersangka dalam kasus ini. Namun sejumlah barang bukti telah disita, di antaranya buku tabungan beserta rekening koran.

TRIBUNBANYUMAS.COM - Sungguh tega, oknum Lembaga Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia (LKS–LU) yang selama ini mendampingi orang lanjut usia (lansia) justru diduga mengorupsi dana bantuan sosial (bansos) untuk puluhan lansia.

Dana bansos Covid-19 untuk lansia yang dikorupsi jumlahnya mencapai puluhan juta rupiah.

Penyaluran bantuan sosial (bansos) untuk 45 lanjut usia terdampak pandemi Covid-19, yang diduga dikorupsi itu terjadi di Desa Parit Banjar, Kecamatan Mempawah Timur, Kalimantan Barat.

Wakapolres Mempawah Kompol Jovan Reagan Sumual mengatakan, sedianya 45 warga penerima bantuan itu akan menerima masing-masing Rp2,7 juta dari total Rp121.500.000 yang dikirim ke rekening Lembaga Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia (LKS–LU) Bustanul Ulum, Senin (27/4/2020).

Cara Mudah Cek Kepesertaan Bansos Covid-19 Melalui Aplikasi, Simak Petunjuk Berikut Ini

Sidang Online Berpotensi Timbulkan Malaadministrasi, Begini Saran Ombudsman RI untuk MA

Menteri Agama Segera Surati Arab Saudi, Minta Dipahami Kebijakan Pembatalan Ibadah Haji

Ganjar Meningkat Kalahkan Anies, Prabowo Menurun, Muhaimin 0 Persen: Hasil Survei Elektabilitas

Jovan menerangkan, Lembaga Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia (LKS–LU) Bustanul Ulum telah aktif melakukan pendampingan terhadap kaum lanjut usia di Desa Parit Banjar sejak tahun 2017.

Pendampingan dilakukan seperti melakukan pendataan sampai dengan mengusulkan data kaum lanjut usia untuk dijadikan data acuan oleh pemerintah daerah sampai dengan pemerintah pusat.

“Lembaga Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia (LKS–LU) Bustanul Ulum berperan sebagai lembaga yang menyalurkan dana dari negara kepada warga penerima,” kata Jovan dalam keterangan tertulisnya, Selasa (19/5/2020).

Setelah uang tersebut masuk dan dicairkan, pada Kamis (30/4/2020), pihak lembaga mulai menyalurkan kepada warga penerima.

Namun, jumlah bantuan yang diterima warga berbeda-beda. Ada 27 warga masing-masing menerima Rp2 juta, dan 14 warga yang menerima Rp2,2 juta.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved