Berita Banyumas

Masih Saja Ada Warga Tak Gunakan Masker di Banyumas, Jalani Sidang Tipiring, Didenda Rp 15 Ribu

Mereka disidang karena melanggar Perda Kabupaten Banyumas Nomor 2 Tahun 2020 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit di Banyumas.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: deni setiawan
PEMKAB BANYUMAS
Sebanyak 48 orang jalani sidang tindak pidana ringan (tipiring) karena tidak mengenakan masker saat beraktivitas di luar rumah, pada Jumat (5/6/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Sebanyak 48 orang kembali menjalani sidang tindak pidana ringan (tipiring) karena tidak mengenakan masker saat beraktivitas di luar rumah, Jumat (5/6/2020).

Sidang dilaksanakan di dua tempat terpisah.

22 orang berada di Pengadilan Negeri (PN) Purwokerto dan 26 orang lainnya berada di PN Banyumas.

Tak Cuma Hukum Push Up, Tidak Pakai Masker Pengendara Juga Bisa Ditilang Polisi di Banyumas

Masuk Jakarta Tanpa SIKM, 20 Pekerja Bangunan Asal Tegal dan Banyumas Terancam Bayar Rp 1,2 Juta

Pencabulan Anak Bawah Umur di Banyumas, Organ Vital Mereka Diraba-raba Pelaku Saat Mandi di Sungai

Begini Kondisi Masyarakat Desa Tipar Kidul Banyumas, Pasca Pemudik Dinyatakan Positif Covid-19

Mereka disidang karena melanggar Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Banyumas Nomor 2 Tahun 2020 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit di Banyumas.

Sidang digelar dengan konferensi video di Kantor Kecamatan Karanglewas, dan dipimpin hakim tunggal Rahma Sari Nilam Panggabean.

Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Satpol PP Kabupaten Banyumas, Dani Budiarto dan Kusno Slamet Riyadi menyampaikan bahwa ke-22 terdakwa terjaring operasi masker.

Mereka terjaring oleh Tim Gabungan Penegakan Perda Kabupaten Banyumas di beberapa tempat.

Mereka yang terjaring di Desa Karangnangka Kecamatan Kedungbanteng.

Lalu di Pasar Kober Kecamatan Purwokerto Barat dan Desa Gununglurah Kecamatan Cilongok, pada 2-3 Juni 2020.

Pada saat persidangan hakim bertanya kepada masing-masing terdakwa, apakah mereka mengetahui dan menyadari kesalahan yang dilakukan.

Atas pertanyaan tersebut, para terdakwa mengakui tidak memakai masker.

Setelah tidak ada keberatan dari terdakwa, hakim tunggal Rahma Sari Nilam Panggabean memutuskan hukuman berupa denda kepada masing-masing terdakwa sebesar Rp 14 ribu.

"Jika denda tersebut tidak dibayarkan, diganti dengan kurungan selama tiga hari," ujar Kusno kepada  Banyumas.com'>Tribun Banyumas.com, Jumat (5/6/2020).

Selain itu, hakim menetapkan, biaya perkara sebesar Rp 1.000 dibebankan kepada masing-masing terdakwa sehingga jumlah yang harus dibayarkan sebanyak Rp 15 ribu.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved