Berita Banjarnegara

Bupati Banjarnegara Kini Dituduh Rekayasa Hasil Rapid Test: Silakan Anggota Bawaslu Lakukan Ulang

Bupati Banjarnegara kembali mempertegas tidak ada rekayasa atas hasil rapid test reaktif anggota Bawaslu Kabupaten Banjarnegara itu.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/KHOIRUL MUZAKKI
Bupati Banjarnegara, Budhi Sarwono. 

"Ikuti aturan dan protap kesehatan yang telah diberlakukan agar Banjarnegara kembali menjadi zona hijau," tuturnya.

Asal Muasal Konflik Bupati dan Bawaslu Banjarnegara

Evi Yulianti, anggota Bawaslu yang mengadu masalah Bansos ke Ombudsman sebelumnya mengakui memang berteman dengan Kepala Ombudsman RI Jateng Siti Farida.

Tetapi ia membantah memiliki motif politik di balik pelaporannya itu.

Ia menegaskan, apa yang dilakukannya hanya untuk membantu warga di lingkungannya yang belum menerima bantuan agar mendapatkan haknya.

Termasuk mertuanya yang tinggal terpisah dengannya dan belum memiliki listrik.

"Niat saya hanya membantu," katanya.

Pemkab Banjarnegara menjadi terlapor menyangkut pelayanan pendistribusian bantuan sosial (bansos) ke masyarakat.

Laporan itu diterima Ombudsman RI Jawa Tengah yang dikepalai Siti Farida.

Selain Banjarnegara, sejumlah kepala daerah di Jawa Tengah juga turut dilaporkan masyarakatnya ke Ombudsman.

Ombudsman lantas mengundang sejumlah Bupati, Wali Kota, termasuk Gubernur Jawa Tengah dalam rapat koordinasi menggunakan aplikasi zoom meeting, Rabu (3/6/2020).

Melalui pertemuan virtual itu, mereka diklarifikasi perihal laporan masyarakat tersebut.

Bunyi laporan dalam surat undangan Ombudsman yang diterima Bupati Banjarnegara, masyarakat yang sudah terdaftar sebagai penerima bantuan belum menerima bantuan hingga saat ini.

Penyaluran bantuan juga dinilai tidak tepat sasaran.

Tidak ada sosialisasi sarana pengaduan masyarakat.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved