Breaking News:

Teror Virus Corona

MUI Jateng: Kami Beri Kelonggaran Zona Hijau Untuk Beribadah di Masjid

Kabupaten atau kota yang sudah menjadi zona hijau virus corona di Jawa Tengah dipersilakan untuk membuka kembali masjid dengan protokol kesehatan.

TRIBUN BANYUMAS/MAMDUKH ADI PRIYANTO
Ketua MUI Jateng, KH Ahmad Darodji. 

TRIBUNBANYUMAS.COM - Kabupaten atau kota yang sudah menjadi zona hijau virus corona di Jawa Tengah dipersilakan untuk membuka kembali masjid dengan protokol kesehatan.

Hal itu disampaikan Majelis Ulama Indonesia ( MUI) Jawa Tengah yang memberikan kelonggaran umat muslim untuk melaksanakan ibadah shalat di masjid.

Sebelumnya, MUI melarang kegiatan beribadah di seluruh masjid di Jawa Tengah selama pandemi Covid-19.

"Hasil halaqoh ini, kami memutuskan akan memberikan kelonggaran untuk beribadah di masjid khusus untuk daerah zona hijau."

Tracing Klaster Pasar Kobong, Dinkes Kabupaten Semarang Rapid Test 405 Pedagang Ikan, 40 Reaktif

Mahasiswa Asal Ajibarang Banyumas Penyebar Foto Bugil Mantan Pacar Terancam 12 Tahun Penjara

Penularan Virus Corona di Solo Didominasi Transmisi Lokal, Pemkot Tetap Waspada Pendatang

Bermain Layang-layang Berujung Maut, Seorang Pria Tewas Tersengat Listrik

"Namun pelaksanaannya tetap harus menggunakan protokol kesehatan yang ketat," kata Ketua MUI Jateng Ahmad Daroji usai menggelar halaqoh tentang tatanan beribadah new normal di kantor Gubernur Jawa Tengah, Rabu (3/6/2020).

Daroji menjelaskan selama ini masyarakat sudah rindu untuk beribadah shalat Jumat dan shalat berjemaah di masjid-masjid kampung mereka.

Namun, kondisi Jawa Tengah saat ini dilihat dari perkembangan kurva penularan covid-19 belum turun drastis.

Sehingga, kondisi itu belum mengizinkan digelarnya kegiatan di tempat ibadah secara menyeluruh.

"Besok kami dari Komisi Fatwa MUI akan menggelar sidang terkait hasil halaqoh ini. Nantinya, akan ada kelonggaran beribadah di daerah zona hijau namun tetap menggunakan protokol kesehatan ketat."

"Untuk daerah kuning dan merah, nanti dulu karena itu bahaya," terangnya.

Halaman
12
Editor: Rival Almanaf
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved