Breaking News:

Haji 2020 Batal

Tarik Seluruh Setoran Bipih, Calon Jemaah Haji Dianggap Mengundurkan Diri

Calon jemaah haji yang memilih menarik seluruh setoran Bipih dianggap mengundurkan diri.

Editor: Rival Almanaf
Kementerian Agama RI
Ilustrasi haji 

TRIBUNBANYUMAS.COM - Calon jemaah haji yang memilih menarik seluruh setoran Bipih dianggap mengundurkan diri.

Hal ini disampaikan seusai pemerintah memutuskan untuk membatalkan pemberangkatan jemaah haji Indonesia tahun 2020 akibat pandemi Covid-19.

Kementerian Agama memastikan, jemaah yang telah melunasi biaya perjalanan ibadah haji (Bipih) akan diberangkatkan tahun 2021.

Menag Izinkan Tempat Ibadah Dibuka Dengan Protokol Kesehatan, Ganjar: di Jateng Nanti Dulu

Masih Ada 33 Pasien Covid-19 yang Dirawat, Pemkot Salatiga Perpanjang Status Tanggap Darurat Corona

Pria Ditemukan Meninggal di Sebuah Rumah di Solo, Petugas Evakuasi Kenakan APD Lengkap

Kisah Calon Jemaah Haji 90 Tahun Asal Kudus, Pasrah Setelah Gagal Umroh, Kini Gagal Berhaji

Namun, jika jemaah menghendaki, dana pelunasan Bipih dapat ditarik kembali.

Jemaah juga dapat menarik seluruh dana setoran Bipih.

Tetapi, dengan begitu jemaah akan dinyatakan mengundurkan diri dari pendaftaran ibadah haji.

"Jika ada jemaah yang ingin menarik seluruh setoran, termasuk dana setoran awal, boleh saja."

"Jika demikian berarti yang bersangkutan membatalkan porsinya," kata Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Muhajirin Yanis kepada Kompas.com, Rabu (3/6/2020).

Muhajirin menjelaskan, Bipih terdiri dari dua dana setoran, yaitu setoran awal dan pelunasan.

Dana setoran awal ibadah haji tahun 2020 dipatok sebesar Rp 25 juta rupiah.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved