Berita Viral

Transgender di Perancis Menangi Pemilihan Wali Kota, Begini Programnya

Marie Cau, seorang transgender di Perancis, terpilih sebagai Wali Kota Tilloy-Lez Marchienes.

Editor: Rival Almanaf
Istimewa
Marie Cau, transgender pertama yang menduduki jabatan sebagai wali kota ketika berpose pada 24 Mei 2020, seiring dengan kemenangannya di Tilloy-Lez-Marchiennes.(AFP PHOTO/FRANCOIS LO PRESTI) 

Pernyataan Cau bahwa dia dipilih bukan karena status fisiknya dibenarkan Herve Fontanel, salah satu warga Tilloy-Lez-Marchiennes.

"Dia sudah tinggal di sini selama 20 tahun. Jadi kami tahu bagaimana dia bekerja. Jika dia mampu membangun ikatan, begitu juga dengan Tilloy!" jelasnya.

Tetangga Fontanel, Marie-Josee Godefroy, juga sependapat.

"Tentu kota kecil ini akan semakin sejahtera dan berbicara banyak," cetusnya.

Visibilitas trans Marie Cau dikenal karena nama tengah ketiganya, dengan 15 tahun sejak masa perubahannya, dia mengaku tidak mendapatkan diskriminasi.

"Ini aneh. Orang-orang tentu menjadi perhatian, meski ada beberapa kesalahan," jelasnya, seperti diberitakan AFP, Senin (25/5/2020).

Pasangannya sekaligus penasihat kota, Nathalie Leconte, menuturkan, Cau tidak takut untuk menceritakan seperti apa dirinya di hadapan orang-orang.

"Karena itu, saya terkejut dengan besarnya atensi yang diberikan media begitu dia memenangi pemilihan ini," jelas Leconte.

Cau menerangkan, dia merasa terkejut karena orang juga terkejut.

Dia menuturkan, situasinya akan segera normal karena dia dipilih sebagai hasil dari kampanyenya.

Meski begitu, dia mengakui dampak kemenangannya begitu besar.

Truk Terperosok ke Jurang Sedalam 10 Meter Saat Dikendarai Gadis Berusia 14 Tahun

Begini Skenario Ganjar untuk Penerapan New Normal di Jawa Tengah

Wilayah Banyumas Raya Diguyur Hujan Lebat Malam Nanti, Simak Prakiraan Cuaca Menurut BMKG Hari Ini

Kendaraan Dari Luar Kota Dilarang Melintasi Purwokerto

"Ini menunjukkan transgender bisa mempunyai kehidupan politik yang normal," jelasnya.

Menteri Persamaan Gender Perancis, Marlene Schiappa, mengucapkan selamat atas kemenangan Marie Cau sebagai Wali Kota Tilloy-Lez-Marchiennes.

Co-President SOS Homophobie, Veronique Godet, menyatakan, kemenangan Cau menjadi tolok ukur dalam histori trans maupun perpolitikan "Negeri Anggur".

"Kita bisa melihat sekarang banyak warga trans mulai menjalani emansipasi, dan menjabat di tempat di mana mereka sebelumnya tak dianggap," jelas Giovanna Rincon dari Acceptess-T. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Marie Cau, Wali Kota Transgender Pertama di Perancis", 

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved