Kamis, 14 Mei 2026

Teror Virus Corona

Penambahan Kasus Virus Corona Dalam Sehari Capai Rekor Tertinggi, Lonjakan Tertinggi di Jawa Timur

Peningkatan kasus virus corona mencapai yang tertinggi selama dua bulan terakhir, yakni mencapai 973 orang.

Tayang:
Editor: Rival Almanaf
Istimewa/Dok BNPB
Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes, Achmad Yurianto, yang juga juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona (Covid-19) 

TRIBUNBANYUMAS.COM - Peningkatan kasus virus corona mencapai yang tertinggi selama dua bulan terakhir, yakni mencapai 973 orang.

Hal itu disampaikan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto Kamis (21/5/2020), sore.

Dengan demikian, total terkonfirmasi positif terkena Covid-19 di seluruh Indonesia per Kamis kemarin mencapai 20.162 orang.

Provinsi Jawa Timur menjadi daerah dengan kenaikan tertinggi jumlah kasus positif.

Ketua MPR Minta M Nuh Pemenang Lelang Motor Jokowi Dilepaskan

Walikota Pura-pura Mati Setelah Ketahuan Melanggar PSBB

Jadwal Imsak dan Buka Puasa Hari Ini Purwokerto Banyumas Ramadan Hari ke-29 Jumat 22 Mei 2020

Viral Video Pasien Corona Kabur di Yogyakarta, Begini Konfirmasi Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY

Berdasarkan datanya, wilayah yang mengalami peningkatan kasus positif terbanyak adalah Provinsi Jawa Timur dengan penambahan sebanyak 502 orang, sehingga totalnya menjadi 2.998 di provinsi ini saja.

"Hari ini meningkat 973 orang. Peningkatan ini luar biasa dan peningkatan inilah yang tertinggi."

"Peningkatan tertinggi ini ada di Jawa Timur khususnya, sehingga total (seluruh provinsi) menjadi 20.162 orang,” ungkap  Achmad Yurianto dalam keterangan resmi di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Kamis (21/5/2020).

Yuri menjelaskan, adanya peningkatan tersebut disebabkan karena banyaknya kelompok rentan yang tertular dari orang yang membawa virus corona jenis baru.

Sementara itu, hingga hari ini belum dapat diketahui siapa saja orang-orang pembawa atau carrier virus ini, sebab banyak orang yang positif namun tanpa gejala atau tidak terlihat sakit.

"Peningkatan hari ini adalah peningkatan yang tertinggi."

"Maka dari itu, mari kembali kepada hal yang mendasar bahwa kasus baru ini muncul akibat adanya kelompok rentan, yang tertular orang lain yang membawa penyakit ini," ujarnya.

Sementara, orang yang kita lihat siapa yang membawa penyakit ini sangat sulit untuk bisa didapatkan.

Yuri memperingatkan, menjalankan protokol kesehatan menjadi hal terpenting yang harus dilakukan seperti mencuci tangan dengan air yang mengalir, memakai masker, jaga jarak, hindari berkerumunan dan tetap di rumah.

Berdasarkan data yang diterima Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, lima provinsi dengan angka kasus positif terbanyak adalah:

1. Provinsi DKI Jakarta ada kasus 6.301

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved