Berita Nasional

Nadiem Makarim Angkat Bicara Terkait OTT KPK di Kampus UNJ: Tak Ada Toleransi

Mendikbud Nadiem Anwar Makarim Angkat Bicara Terkait OTT KPK di Kampus UNJ: Tak Ada Toleransi terhadap pelanggaran integritas

WARTA KOTA/Henry Lopulalan
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim mengikuti rapat kerja dengan Komisi X DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (12/12/2019) - Nadiem mengatakan tak membeirkan toleransi terhadap pejabat di lingkungan Kemendikbud yang melanggar persoalan integritas, termasuk soal pejabat yang terjaring OTT KPK di lingkungan UNJ. 

"Setiap pejabat di lingkungan Kemendikbud harus memegang teguh integritas dan menjalankan aktifitas sesuai peraturan dan tata kelola yang baik," ujar Mendikbud Nadiem Anwar Makarim.

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Anwar Makarim, turut angkat bicara terkait operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), di kampus Universitas Negeri Jakarta (UNJ), yang turut menyerat sang rektor, Komarudin.

Nadiem berjanji akan mendukung penuh proses penengakan hukum terkait OTT KPK terhadap percobaan gratifikasi di lingkungan Kemendikbud pada Rabu (20/5/2020).

Ia menegaskan, tak memberikan toleranasi terhadap pelanggaran integritas oleh pejabat di lingkungan Kemendikbud.

"Integritas merupakan hal utama sehingga tidak ada toleransi terhadap setiap pelanggaran prinsip tersebut."

Kronologi OTT KPK di UNJ, Bermula dari Rektor Minta Pejabat Kampus Kumpulkan Uang

Masjid Agung Jawa Tengah Pastikan Tak Gelar Salat Ied, Pengurus: Mohon Umat Islam Memahami

Minta Perketat PSBB, Ahli Epidemiologi: Virus Corona Sangat Mudah Menyebar di Toko Pakaian

Gara-gara Tak Mau Bayar setelah Ngopi, Pemicu Bentrok Antara PSHT dan PP di Bekasi

"Setiap pejabat di lingkungan Kemendikbud harus memegang teguh integritas dan menjalankan aktifitas sesuai peraturan dan tata kelola yang baik," ujar Nadiem dalam keterangan resmi Kemendikbud, Jumat (22/5/2020).

Nadiem menegaskan, pihaknya akan terus meningkatkan pengawasan untuk memastikan setiap aktifitas di lingkungannya berjalan sesuai tata kelola pemerintahan yang baik.

 Menurut dia, sejauh pemantauannya, tidak ada penyelenggara negara yang terlibat dalam OTT tersebut.

"Terkait OTT tersebut tidak ada penyelenggara negara yang terlibat sejauh ini. Kami terus berkoordinasi dengan penegak hukum untuk mendalami persoalan ini," ujar dia.

Sebelumnya, KPK melakukan operasi tangkap tangan di lingkup Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada Rabu (20/5/2020) sekitar pukul 11.00 WIB.

Halaman
123
Editor: yayan isro roziki
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved