Breaking News:

Berita Banyumas

Perum Bulog Banyumas Siapkan 4.930 Ton Gabah Beras Demi Jaga Ketahanan Pangan Dimasa Pandemi

Perum Bulog Cabang Banyumas telah menyerap pengadaan gabah beras sebanyak 4.930 ton untuk meningkatkan cadangan beras pemerintah yang tersimpan.

Tribunbanyumas.com/ Permata Putra Sejati
Petani saat memanen padi di sawah di daerah Pekuncen, Jatilawang, Banyumas. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Perum Bulog Cabang Banyumas telah menyerap pengadaan gabah beras sebanyak 4.930 ton untuk meningkatkan cadangan beras pemerintah yang tersimpan.

Jumlah tersebut masih terus akan meningkat karena penyerapan gabah beras dilakukan setiap hari bahkan di hari libur sekalipun.

Rata-rata penyerapan gabah beras sebesar 200-300 ton/hari.

90 Orang Terjaring Razia Masker di Pertigaan Maos Cilacap, Gugus Tugas Covid-19 Beri Masker Gratis

Ketika Kayim-kayim di Banjarnegara Dilatih Mengurus Jenazah Covid-19

Tagar #UNNESNGENES Trending di Twitter, Begini Tanggapan Pihak Kampus

Polres Pekalongan Larang Takbir Keliling, Melanggar Begini Konsekuensinya

Pemimpin Cabang Banyumas, Dani Satrio mengatakan, pihaknya melakukan penyerapan secara masif di musim panen raya tahun ini.

Namun dengan tetap memperhatikan kualitas dan harga sesuai dengan permendag No 24 tahun 2020 tentang penetapan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) gabah dan beras.

Gabah Kering Panen (GKP) di Petani Rp 4.200, GKP di Penggilingan Rp 4.250, kemudian Gabah Kering Giling (GKG) di Penggilingan Rp 5.250, GKG di Gudang Bulog
Rp 5.250, dan Beras Rp. 8.300. 

"Guna menjaga keterjangkauan harga beras di tingkat konsumen, tahun ini kami juga telah menyalurkan beras cadangan beras pemerintah.

Melalui program Ketersediaan pasokan dan Stabilisasi Harga (KPSH) beras medium sebanyak 14.519.736 kg (97,30 persen) dari target tahun 2020," katanya kepada TribunBanyumas.com, sebagaimana dalam rilis, Rabu (20/5/2020).

Dalam menyikapi kenaikan harga gula di masyarakat beberapa waktu Ialu, Bulog secara masif melakukan operasi pasar gula kristal putih (GKP).

"Kami telah menyalurkan Gula sebanyak 63 ton yang disalurkan di outlet binaan RPK Perum Bulog serta dan konsumen Iangsung," katanya.

Operasi pasar bekerja sama pemerintah  pemda Kab. Banyumas di seluruh kelurahan kota Purwokerto sebanyak 27 ton, dimana masing-masing kelurahan melaksanakan Operasi pasar gula sebanyak 1 ton dengan harga jual Rp 12.500/kg.

Sementara sebagai antisipasi Ionjakan permintaan menjelang hari raya lebaran, Bulog juga mulai menggelontorkan stock gula kristal putih (GKP) di pasar-pasar tradisional.

Tercekik Cicilan Motor Muazin di Sragen Nekat Begal Tetangga, Ditangkap Setelah Salah Adzan

Depresi Setelah Diperkosa Ayah Tiri, Gadis 18 Tahun Melahirkan di Kamar Mandi

9 Produk Lokal untuk Tangani Virus Corona Diluncurkan Presiden Hari Ini, Simak Rinciannya

Tak Bayar Material untuk Proyek Pembangunan Pesantren, Pemborong di Kebumen Ditersangkakan

Terutama di 4 kabupaten eks karasidenan Banyumas yang bertujuan untuk stablisasi harga gula.

Dengan upaya tersebut dapat menekan harga gula di tingkat konsumen sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi yang di tetapkan pemerintah.

Sementara yang lainnya yaitu stock pangan lainnya berupa minyak goreng, tepung dan gula pun masih tersedia dan stock yang dirasa cukup di gudang Bulog. (TribunBanyumas/jti)

Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: Rival Almanaf
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved