Breaking News:

Berita Semarang

Tagar #UNNESNGENES Trending di Twitter, Begini Tanggapan Pihak Kampus

Tagar #UNNESNGENES masuk trending topik di media sosial Twitter. Mayoritas dari kicauan dalam tagar tersebut membicarakan kebujakan kampus.

Istimewa
Puluhan mahasiswa yang berasal dari Aliansi Bem se-Unnes ketika melakukan demonstrasi bertepatan dengan pembukaan dies natalis ke-55 Unnes, Kamis (5/3/2020) lalu. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Tagar #UNNESNGENES masuk trending topik di media sosial Twitter. 

Mayoritas dari kicauan dalam tagar tersebut membicarakan kebujakan kampus terhadap UKT di tengah pandemi Corona.

Tagar itu ramai diperbincangkan warganet dan menjadi trending di urutan kedua.

Tagar #UNNESNGENES itu ditweet sebanyak 3.338, persis di bawah urutan tagar tersebut tersebut #UNNESMENGGUGAT sebanyak 3.188.

Satu di antara akun Twitter, @wordfangs menuliskan keresehannya dengan bahasa satir terkait kondisi Unnes.

"Inilah kampusku, kampus yang menjunjung tinggi dengan visi internasionalisasi. Tapi di tengah pandemi, mahasiswa masih saja menjerit karena UKT (Uang Kuliah Tunggal, red) yang terus mencekik. 'Sabar dan Berdoa' itu semboyan kami," tulis akun @wordsfangs, Rabu (20/5/2020).

Polres Pekalongan Larang Takbir Keliling, Melanggar Begini Konsekuensinya

Tercekik Cicilan Motor Muazin di Sragen Nekat Begal Tetangga, Ditangkap Setelah Salah Adzan

Depresi Setelah Diperkosa Ayah Tiri, Gadis 18 Tahun Melahirkan di Kamar Mandi

9 Produk Lokal untuk Tangani Virus Corona Diluncurkan Presiden Hari Ini, Simak Rinciannya

Akun lain, @_dickyd mengetweet dengan menyinggung terkait kebijakan UKT di kampus yang berpusat di Sekaran Gunungpati Semarang itu.

"Nah, kan sudah jelas kalau kebijakan UKT menjadi otoritas masing-masing pimpinan kampus. Ayolah pak rektor, segera mengeluarkan kebijakan cashback UKT, jangan malah hanya suruh doa dan sabar. Sabar yo ono batese ndes! (Sabar juga ada batasnya, ndes!)," tulis akun @_dickyd.

Sementara, menurut Frans Josua Napitu, mahasiswa Fakultas Hukum Unnes menyampaikan, tagar itu bentuk kekecewaan.

"Jadi, kekecewaan dari pola komunikasi dan pengambilan kebijakan dari pimpinan Unnes yang tidak aspiratif dan cenderung tidak demokratis atas beberapa isu, terkhusus di isu pengembalian UKT yang sedang ramai di kawan-kawan mahasiswa," ucapnya.

Halaman
123
Penulis: Muhammad Sholekan
Editor: Rival Almanaf
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved