Jumat, 8 Mei 2026

Berita Banjarnegara

Ketika Kayim-kayim di Banjarnegara Dilatih Mengurus Jenazah Covid-19

Sebanyak lebih dari 18 ribu orang Indonesia positif terinfeksi covid-19, empat ribu lebih pasien berhasil sembuh.

Tayang:
Penulis: khoirul muzaki | Editor: Rival Almanaf
Istimewa
Kayim di Banjarnegara ikuti pelatihan pemulasaraan jenazah Covid-19 di RS Islam Banjarnegara. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANJARNEGARA - Sebanyak lebih dari 18 ribu orang Indonesia positif terinfeksi covid-19, empat ribu lebih pasien berhasil sembuh.

Tetapi lebih dari seribu orang meninggal akibat virus yang belum ditemukan vaksinnya ini di seluruh Indonesia.

Sampai saat ini belum ada tren penurunan kasus covid -19 di Indonesia.

Pemulasaran jenazah pasien yang meninggal karena wabah (Covid 19) harus sesuai protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah.

Ini bagian dari upaya untuk memutus mata rantai penularan virus Corona.

Tagar #UNNESNGENES Trending di Twitter, Begini Tanggapan Pihak Kampus

Polres Pekalongan Larang Takbir Keliling, Melanggar Begini Konsekuensinya

Tercekik Cicilan Motor Muazin di Sragen Nekat Begal Tetangga, Ditangkap Setelah Salah Adzan

Depresi Setelah Diperkosa Ayah Tiri, Gadis 18 Tahun Melahirkan di Kamar Mandi

Masyarakat tidak boleh asal mengurus jenazah pasien Covid 19 seperti mengurus jenazah pada umumnya.

Pemulasaran jenazah pasien Covid 19 harus oleh petugas terlatih dengan menerapkan standar keamanan tertinggi.

Kayim atau modin yang biasa mengurus jenazah warga pun mestinya harus dibekali pengetahuan soal ini.

Mengingat pentingnya materi itu, sebanyak 25 kayim di Kabupaten Banjarnegara dibekali tata cara mengurus jenazah pasien Covid 19.

Rumah Sakit Islam Banjarnegara melalui Instalasi Pemulasaran Jenazah menggelar pelatihan pemulasaran jenazah itu bagi para kayim kemarin, (19/5/2020).

Bekerja sama dengan Kemenag, BPBD, dan Satgas Covid kabupaten, mereka mengundang puluhan kayim di Banjarnegara untuk mengikuti pelatihan tersebut.

“Pelatihan ini penting dilakukan karena ada protokol kesehatan yang perlu diketahui oleh masyarakat, agar dalam penanganan pemulasaran sampai pemakaman sesuai dengan standar operasional yang berlaku,” ujar Purbo Santosa Kepala Instalasi Pemulasaran Jenazah RS Islam Banjarnegara.

Dalam kegiatan tersebut, Kemenag memberikan materi tentang kebijakan pemerintah, serta SOP secara agama untuk penanganan jenazah sesuai ketentuan MUI.

Sementara BPBD yang mewakili Satgas Covid 19 memberikan materi tentang kebijakan pemda Banjarnegara, yang diikuti praktik dan materi protokol kesehatan dari RSI Banjarnegara.

“Kami tidak berharap materi ini akan dipakai, namun sebagai tindakan antisipasi hal ini perlu dilakukan dan kami sangat mengapresiasi pelatihan tersebut,” ujar Arief Rahman, Kepala BPBD Banjarnegara.

9 Produk Lokal untuk Tangani Virus Corona Diluncurkan Presiden Hari Ini, Simak Rinciannya

Tak Bayar Material untuk Proyek Pembangunan Pesantren, Pemborong di Kebumen Ditersangkakan

Lautaro Martinez ke Barcelona Tinggal Tunggu Waktu, Presiden Klub: Sudah Ditelepon Messi

Bahar bin Smith Tempati Penjara Super Maximum Security Nusakambangan, Satu Sel Satu Orang

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved