Berita Jawa Tengah

Gubernur Ganjar Tetap Gelar Open House Saat Lebaran, Tahun Ini Secara Virtual

Silaturahmi pada momen Idulfitri 1440 Hijriah ini bisa digantikan melalui medsos, video call, maupun konferensi daring.

Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: deni setiawan
PEMPROV JATENG
Cara Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menyapa warga di tengah pandemi virus corona (Covid-19), melalui akun media sosial miliknya. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo bakal menjalani suasana Lebaran berbeda tahun ini, di tengah wabah virus corona atau Covid-19.

Sebagai pejabat, ia biasanya menyelenggarakan open house saat Lebaran untuk bersilaturahmi dengan jajaran pejabat di Lingkungan Pemprov Jateng maupun masyarakat.

Lebaran di tengah pandemi ini ia tetap akan menyapa masyarakat namun tidak secara langsung.

Rencananya ia akan membuka open house via media sosial (medsos).

Warga Banyumas Dilarang Gelar Salat Idulfitri di Masjid, Ini Pertimbangan Bupati Achmad Husein

Pemprov Jateng Mulai Bagikan Paket Sembako ke Jabodetabek, Ganjar: Semua Pasti Dapat

Update Virus Corona Jateng, Minggu 17 Mei: Angka Kematian Meningkat

746 Pekerja Migran Masuk Jateng Mulai Besok, Ini Skema Dinkes Sambut Mereka

"Rencananya, saya akan membuka semua akun medsos dan kami live video streaming (video saluran langsung)."

"Open house virtual. Semuanya sedang disiapkan tim," ucapnya kepada Tribunbanyumas.com, Minggu (17/5/2020).

Silaturahmi pada momen Idulfitri 1440 Hijriah ini bisa digantikan melalui medsos, video call, maupun konferensi daring.

Upaya itu dilakukan untuk menekan angka penyebaran Covid-19.

"Dengan membuka kanal akun medsos, semua warga, siapa saja, di mana saja bisa mengaksesnya."

"Selama pandemi ini, saya juga kerap say hallo dengan warga Jawa Tengah di luar negeri melalui medsos."

"Kemarin Sabtu (16/5/2020) baru dengan mahasiswa di Sudan yang meminta bantuan, saya kirim," jelasnya.

Menurutnya, pola hidup normal yang baru seperti itu harus diterapkan.

Mengingat tidak ada yang mengetahui kapan wabah ini berakhir.

Mau tidak mau, pola hidup sebelum wabah harus diubah, seperti memakai masker, sering-sering hand sanitizer atau cuci tangan, menerapkan physical distancing, dan sebagainya.

Tahun-tahun sebelumnya, Ganjar kerap menggelar open house di beberapa daerah yang merupakan tempat kelahiran dirinya dan tempat tinggal istrinya.

Yakni di Kabupaten Purbalingga, Purworejo, dan Karanganyar.

Selain itu, di Kota Semarang, dia menggelar open house di Kantor Gubernur Jawa Tengah.

Pejabat dan masyarakat lain juga diharapkan tidak menggelar acara yang mempertemukan orang banyak tersebut.

Saat open house berlangsung biasanya warga cenderung bergerombol sehingga mengabaikan praktik pembatasan fisik. (Mamduh Adi)

Tanda Beban Tenaga Medis Makin Berat, Lalu Menyerah? Pasang Tagar Indonesia Terserah di Medsos

23 ASN Disdikbud Purbalingga Terbukti Tidak Netral, KASN: Karir Mereka Terancam Tersendat

Bantuan Sosial Kemensos Rp 600 Ribu Sudah Cair, Simak Cara dan Syarat Warga Semarang Mengambilnya

Seusai Pejabat Pemkot Salatiga Positif Corona, Hasil Rapid Test Hari Ini: Dua ASN Berstatus Reaktif

Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved