Teror Virus Corona

Warga Banyumas Dilarang Gelar Salat Idulfitri di Masjid, Ini Pertimbangan Bupati Achmad Husein

Takbiran dilakukan di masjid atau musala dengan menggunakan pengeras suara dan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/PERMATA PUTRA SEJATI
DOKUMENTASI pelaksanaan salat Idulfitri 2019 di Alun-alun Purwokerto Kabupaten Banyumas. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Pemkab Banyumas mengeluarkan keputusan pelarangan penyelenggaraan salat Idulfitri berjamaah di lapangan maupun masjid.

Keputusan tersebut diambil atas dasar kondisi penyebaran Covid-19 di Kabupaten Banyumas dimana saat ini cenderung naik terus menerus.

Keputusan tersebut itu juga sesuai Surat Edaran Menteri Agama Nomor SE.6 Tahun 2020 tentang Panduan Ibadah Ramadan dan Idulfitri 1 Syawal 1441 H di saat pandemi Covid-19.

Pemprov Jateng Mulai Bagikan Paket Sembako ke Jabodetabek, Ganjar: Semua Pasti Dapat

746 Pekerja Migran Masuk Jateng Mulai Besok, Ini Skema Dinkes Sambut Mereka

Update Virus Corona Jateng, Minggu 17 Mei: Angka Kematian Meningkat

Dinkes Jateng: Makin Tinggi Justru Makin Cepat Putus Mata Rantai Kasus Covid-19

Kemudian hasil dari Fatwa Majelis Ulama Indonesia ( MUI) Nomor 28 Tahun 2020
per 13 Mei 2020 tentang Panduan Kaifiat Takbir dan Salat Idulfitri di tengah pandemi Covid-19.

Serta pengarahan Gubernur Jawa Tengah pada 14 Mei 2020 bahwa Kabupaten Banyumas sudah masuk zona merah.

Telah diputuskan melalui seruan Bupati Banyumas Achmad Husein agar tidak melakukan kegiatan seperti takbiran keliling.

Takbiran dilakukan di masjid atau musala dengan menggunakan pengeras suara dan tetap mematuhi protokol kesehatan serta menghindari terjadinya kerumunan.

"Warga tidak boleh melaksanakan salat Idulfitri berjamaah di lapangan ataupun masjid," ujar Bupati Banyumas, Achmad Husein kepada  TribunBanyumas.comMinggu (17/5/2020).

Warga diimbau melaksanakan salat Idulfitri di rumah secara berjamaah bersama anggota keluarga atau sendiri (munfarid).

Selain itu tidak pula menyelenggarakan Halal Bihalal yang mengumpulkan jamaah atau massa dalam jumlah besar di lembaga pemerintah, swasta, dan kemasyarakatan.

Keputusan Bupati Banyumas ini mulai berlaku pada Jumat (15/5/2020). (Permata Putra Sejati)

23 ASN Disdikbud Purbalingga Terbukti Tidak Netral, KASN: Karir Mereka Terancam Tersendat

Bantuan Sosial Kemensos Rp 600 Ribu Sudah Cair, Simak Cara dan Syarat Warga Semarang Mengambilnya

Tol Yogyakarta-Cilacap, Pemkab Minta Exit Tol Patimuan Dialihkan ke Kedungreja

Hubungi Saja Nomor Ini, Bila Masyarakat Jumpai Bansos Tidak Tepat Sasaran di Purbalingga

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved