Larangan Mudik 2020
Bila Tidak Kejatah Bantuan Pemprov Jateng, Perantau Asal Cilacap Lapor Paguyuban di Jabodetabek
Pemkab Cilacap telah siap memberi bantuan kepada perantau yang nanti tidak kebagian bantuan dari Pemprov Jateng di Jabodetabek.
Penulis: Muhammad Yunan Setiawan | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Perindustrian (Disnakerin) Kabupaten Cilacap, Didik Nugraha menyatakan, data perantau Cilacap yang berada di Jabodetabek sudah diserahkan ke Disnakerin Provinsi Jawa Tengah.
Hal itu dilakukan karena Pemprov Jateng akan mengirim bantuan kepada warga asal Jawa Tengah yang tidak mudik.
”Mudah-mudahan Pemprov Jateng bisa mengcover semua perantau Cilacap di sana."
"Kalau toh tdak bisa mengcover semuanya, Provinsi Jawa Tengah mengembalikan data perantau kepada kabupaten Cilacap yang tidak dicover,” kata Didik kepada Tribunbanyumas.com, Kamis, (14/5/2020).
• Bantuan Sosial Kemensos Rp 600 Ribu Sudah Cair, Simak Cara dan Syarat Warga Semarang Mengambilnya
• Hubungi Saja Nomor Ini, Bila Masyarakat Jumpai Bansos Tidak Tepat Sasaran di Purbalingga
• Cuma Diberi Rp 200 Ribu Tiap Warga, BLT Dana Desa di Purbasari Purbalingga, Begini Alasan Kades
• ASN Pemkot Salatiga Positif Corona, Disiapkan Sanksi Pegawai Tak Patuhi Protokol Kesehatan
Pemkab Cilacap, kata Didik, menunggu informasi lanjut dari provinsi mengenai data perantau Cilacap yang akan dibantu.
Setelah bantuan dari Pemprov Jateng disalurkan, baru bisa diketahui apakah semua yang terdaftar mendapat bantuan atau ada yang tidak kebagian.
Menurut Didik, kalau nantinya ada perantau Cilacap yang sudah terdaftar tapi tidak menerima bantuan, Pemkab Cilacap merealisasikan bantuan.
Itupun dengan catatan khusus, apabila dana APBD Kabupaten Cilacap masih kuat atau memungkinkan melakukannya.
Sementara itu, Sekda Kabupaten Cilacap, Farid Ma’ruf menegaskan, Pemkab Cilacap telah siap memberi bantuan kepada perantau yang nanti tidak kebagian bantuan.
Sampai saat ini, kata Farid, bantuan kepada perantau Cilacap akan diberikan oleh Pemprov Jateng.
Pihaknya sudah menghubungi perwakilan paguyuban perantau Cilacap di Jabodetabek untuk dilakukan pendataan.
”Kira-kira ada 805 perantau di Jabodetabek,” jawabnya kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (14/5/2020).
Dari total itu, tambahnya, apabila ada yang tidak mendapat bantuan dari pemerintah provinsi, Pemkab Cilacap yang akan memberi bantuan perantau yang tidak kebagian bantuan.
Farid mengakui pendataan yang dilakukan pihaknya khusus perantau yang berada di Jabodetabek.
Menurutnya, karena wilayah tersebut yang paling parah terdampak wabah virus corona.