Teror Virus Corona
ASN Pemkot Salatiga Positif Corona, Disiapkan Sanksi Pegawai Tak Patuhi Protokol Kesehatan
Pasca adanya seorang ASN di lingkungan Pemkot Salatiga yang dinyatakan positif terjangkit virus corona, aturan atau kebijakan semakin diperketat.
Penulis: M Nafiul Haris | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, SALATIGA - Pemkot Salatiga bakal memberikan sanksi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terbukti tidak mematuhi protokol kesehatan pandemi virus corona (Covid-19).
Kebijakan itu ditempuh, pasca adanya seorang ASN di lingkungan Pemkot Salatiga yang dinyatakan positif terjangkit virus corona.
Wali Kota Salatiga, Yuliyanto mengatakan, pemberian sanksi bagi ASN yang tidak mematuhi protokol kesehatan Covid-19 tidak lain untuk menekan penyebaran virus tersebut.
Adanya seorang ASN positif corona dinilai tidak hanya merugikan diri sendiri tetapi juga orang lain.
• Pencurian Sapi Antarkota Digagalkan di Exit Tol Tingkir Salatiga
• Ketua DPRD Jateng Melihat Masyarakat Masih Abai Terhadap Virus Corona, Ini Buktinya
• Dalam Sehari, Dua PDP Asal Kendal Meninggal, Ada Riwayat Sakit Bawaan
"Kami menilai, adanya pejabat Pemkot Salatiga yang positif corona karena tidak taat terhadap protokol kesehatan."
"Stay at home dan work from home tidak ditaati."
"Karena itu, kami akan memberikan teguran keras dan memberikan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku," terangnya kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (14/5/2020).
Menurut Yuliyanto, sudah semestinya seorang ASN dapat memberikan contoh kepada masyarakat untuk mentaati protokol kesehatan.
Bertambahnya 8 pasien positif corona lanjutnya, adalah bentuk ketidakdisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan, termasuk di dalamnya seorang ASN.
Ia menambahkan, terkonfirmasi positif corona pada ASN diharapkan tidak terjadi lagi.
Terhadap pihak manapun, baik masih berstatus orang tanpa gejala (OTG) diminta melakukan isolasi mandiri.
Sampai petugas medis menyatakan sembuh atau negatif, baru diperbolehkan keluar rumah kembali.
• Hubungi Saja Nomor Ini, Bila Masyarakat Jumpai Bansos Tidak Tepat Sasaran di Purbalingga
• Inspektur Purbalingga Diduga Juga Tidak Netral, Bawaslu: Serupa Tapi Beda Kegiatan dan Lokasi
• Cuma Diberi Rp 200 Ribu Tiap Warga, BLT Dana Desa di Purbasari Purbalingga, Begini Alasan Kades
Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Salatiga, Siti Zuraidah menyampaikan, pihaknya telah melakukan rapid test terhadap ASN itu.
Termasuk di dalamnya yang memiliki riwayat kontak dengan pejabat yang dinyatakan positif corona.
DKK, kata dia, juga terus melakukan tracking kontak pejabat Pemkot Salatiga hasilnya pada Kamis (14/5/2020) ada dua orang dinyatakan positif Covid-19.