Teror Virus Corona

Enggan Isolasi Mandiri, Puluhan OTG Corona Dijemput Paksa DKK Salatiga

Warga berstatus orang tanpa gejala (OTG) di Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga diketahui tidak mentaati protokol kesehatan virus corona (Covid-19).

Penulis: M Nafiul Haris | Editor: deni setiawan
DKK SALATIGA
RSS, tempat karantina pasien OTG Covid-19 di Gedung LP3S Widya Graha Jalan Sukarno-Hatta Salatiga, Senin (11/5/2020). 

Pihaknya berharap unsur pemerintah, aparatur desa dan kecamatan tidak bosan mengingatkan warganya terutama yang berstatus OTG untuk mentaati protokol kesehatan.

Dirinya berpesan, adanya pelanggaran protokol kesehatan tidak hanya membuat situasi semakin panik.

Mulai Besok Selasa, KAI Jalankan KA Luar Biasa, Layani Tiga Rute Perjalanan

Kapolda Jateng: Polisi Jangan Sampai Sakiti Hati Masyarakat

Tim Peneliti UKSW Salatiga: Puncak Covid-19 Sudah Berlalu, Hidup Kembali Normal pada Agustus

Kantor Kelurahan Pati Wetan Kemalingan, Pencuri Masuk Seusai Congkel Jendela

Juga pemangku kepentingan rentan salah tafsir informasi dimana justru akan merugikan masyarakat itu sendiri.

“Kami tenaga kesehatan butuh disemangati."

"Kami sebaliknya ingin masyarakat patuh, jangan ada lagi OTG bepergian, aturan menganjurkan isolasi mandiri dirumah mohon dilaksanakan."

"Kami terus bekerja jadi tolong masyarakat juga memahami kami,” ujarnya.

Respon Spontanitas

Terpisah, Ketua DPRD Kota Salatiga, Dance Ishak Palit mengungkapkan respon keras dirinya mendapati laporan masyarakat tidak lain adalah spontanitas.

Dia memahami DKK Salatiga telah bekerja keras melakukan penanganan pandemi virus corona di Kota Hati Beriman.

“Kami mengakui sempat marah dan tadi langsung minta rapat dengan DKK Salatiga."

"Setelah mendapat penjelasan kami dapat saling memahami."

"Terkait miss komunikasi ini kami minta semua diperbaiki koordinasi DKK dengan kecamatan sampai RT hingga RW,” jelasnya.

Politisi PDIP itu mengakui tanpa peran serta masyarakat masalah virus corona tidak akan kunjung selesai.

Sebabnya, tidak cukup dengan mendirikan portal tetapi kepedulian antar sesama khususnya di level paling bawah RT-RW untuk tegas kepada para OTG.

Atas alasan percepatan, selain koordinasi lebih ditingkatkan juga dibentuk tim khusus pada masing-masing wilayah.

Halaman
123
Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved