Breaking News:

Teror Virus Corona

11 Pegawai RSUD Kayen Reaktif Covid-19, Bupati Pati: Mereka Pernah Tangani PDP

11 pegawai RSUD Kayen, Kabupaten Pati terpaksa menjalani karantina selama 14 hari setelah mengikuti rapid test dan hasilnya reaktif.

TRIBUN BANYUMAS/MAZKA HAUZAN NAUFAL
TAMPAK DARI LUAR, RSUD Kayen, Kabupaten Pati. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PATI - 11 pegawai RSUD Kayen, Kabupaten Pati terpaksa menjalani karantina selama 14 hari setelah mengikuti rapid test dan hasilnya reaktif.

Bupati Pati Haryanto mengatakan, di antara kesebelas karyawan tersebut, sebagian menjalani karantina di rumah dan sebagian lainnya di The Safin Hotel Pati.

"Sambil menunggu hasil swab, mereka isolasi mandiri."

"Karena baru rapid test, perlu pengecekan lebih lanjut," ujar Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pati ini, Senin (4/5/2020).

ASN Disdikbud Purbalingga Diduga Tidak Netral, Tersebar Video Dukung Bakal Calon Bupati Petahana

Semestinya Malu, Sudah Mampu Tapi Masih Terima Bantuan PKH, Dinsos Cilacap: Tolong Undur Diri

PPDB Jateng Tahun Ini Tak Gunakan Hasil UN, Disdikbud: Diganti Nilai Raport Peserta Didik

Serbuan Lalat Resahkan Warga Cimanggu Cilacap, Satpol PP: Usaha Peternakan Ayam Ternyata Ilegal

Ia menyebut, para pegawai yang sebagian besarnya merupakan tenaga medis tersebut kini berstatus Orang Tanpa Gejala (OTG).

Mereka dalam kondisi sehat, tidak mengalami gejala Covid-19.

Beberapa waktu sebelumnya, RSUD Kayen melakukan rapid test terhadap karyawannya lantaran rumah sakit tersebut sempat menangani Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

Haryanto membenarkan, RSUD Kayen pernah menangani PDP yang kemudian dirujuk ke RSUP dr Kariadi Semarang.

Menurutnya, tidak ada PDP lain di luar pasien tersebut.

"Sepertinya iya, (RSUD Kayen pernah merawat) PDP yang kemudian meninggal dunia."

"PDP itu hasil rapid test-nya positif, tapi hasil swab-nya negatif," ucap dia kepada Tribunbanyumas.com, Senin (4/5/2020).

Dengan adanya kondisi ini, Haryanto memastikan pelayanan RSUD Kayen tetap berjalan sebagaimana biasa.

Namun demikian, pihak rumah sakit diminta lebih waspada. (Mazka Hauzan Naufal)

Kartu Sembako Tambahan Mulai Didistribusikan, Dinsos Cilacap: Selama Dua Hari, Terakhir Besok

Warga Tak Perlu Berteriak-teriak, Wawali Tegal: Lapor Ketua RT Kalau Butuh dan Belum Dapat Bantuan

Ini Skema Penyaluran Bansos di Kota Semarang, Sepanjang Mei Total 339 Ribu Bantuan

Dua Rumah Mewah Bercap Penerima Bantuan PKH di Brebes, Setelah Viral Baru Mengundurkan Diri

Penulis: Mazka Hauzan Naufal
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved