Breaking News:

PSBB Kota Tegal

Warga Tak Perlu Berteriak-teriak, Wawali Tegal: Lapor Ketua RT Kalau Butuh dan Belum Dapat Bantuan

Dalam tahap pertama pada Senin (20/4/2020), Pemkot Tegal mendistribusikan paket sembako kepada 14.111 kartu keluarga (KK), kini masuk tahap kedua.

TRIBUN BANYUMAS/FAJAR BAHRUDDIN ACHMAD
Wakil Wali Kota Tegal, Muhamad Jumadi. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, TEGAL - Pemkot Tegal hingga saat ini masih mendata penerima jaring pengaman sosial (JPS) tahap kedua bagi warga kurang mampu.

Dalam tahap pertama pada Senin (20/4/2020), Pemkot Tegal mendistribusikan paket sembako kepada 14.111 kartu keluarga (KK).

Rencananya untuk bantuan tahap kedua, akan didistribusikan pada pertengahan Mei 2020.

Dua Rumah Mewah Bercap Penerima Bantuan PKH di Brebes, Setelah Viral Baru Mengundurkan Diri

Remaja Penderita TB Positif Covid-19, Bupati Banjarnegara: Padahal Hasil Rapid Test Negatif

Fenomena Langit Bulan Ini: 28 Mei Matahari Tepat di Atas Kabah, Diawali Hujan Meteor

Penutupan Jalan 24 Jam Tahap IV, Ini Ruas yang Ditutup Mulai Besok di Semarang

Wakil Wali Kota Tegal, Muhamad Jumadi mengatakan, untuk JPS tahap kedua masih dilakukan pendataan.

Masyarakat yang merasa miskin atau tidak mampu secara ekonomi, namun tidak mendapatkan bantuan bisa melaporkan ke ketua RT.

Ia mengatakan, hasil evaluasi sementara, jumlah penerima bertambah dua kali lipat.

Dari yang semula sejumlah 14.111 KK, menjadi 23.723 KK.

"Angka tersebut belum fixed. Itu kan hasil evaluasi sementara."

"Kami akan lihat di minggu- minggu ini. Masyarakat yang merasa miskin juga masih bisa melaporkan ke ketua RT," kata Jumadi kepada Tribunbanyumas.com, Senin (4/5/2020).

Sementara itu, menurut Jumadi, warga miskin yang mengembalikan paket sembako pada pertengahan April 2020, berjumlah 1.186 KK.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved