Virus Corona Jateng
26 Tenga Medis RSUP dr Kariadi Sembuh dari Virus Corona, Ganjar: Alhamdulillah, Saya Senang
26 Tenga Medis RSUP dr Kariadi Sembuh dari Virus Corona, Ganjar: Alhamdulillah, Saya Senang
"Kemarin mereka kontak saya mengatakan terima kasih Pak Gub, terus kasih fotonya say hello. Alhamdulillah, saya senang mereka bisa sembuh dan bisa membuat semangat lagi bagi yang lainnya."
TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Kabar gembira datang dari lingkungan RSUP dr Kariadi Semarang.
26 orang dari 34 tenaga medis RSUP Kariadi dinyatakan sembuh dari virus corona, setelah sebelumnya mereka menjalani isolasi di Hotel kesambi Hijau Semarang.
Tak pelak, kabar gembira ini juga membuat Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, turut semringah.
Sebelumnya sebanyak 34 tenaga medis RSUP Kariadi Semarang telah dinyatakan positif Covid-19 lantaran tertular saat merawat pasien yang tidak jujur selepas pulang dari zona merah.
Kabar kesembuhan 26 tenaga medis itu disampaikan langsung oleh akun instagram resmi RSUP Kariadi Semarang.
• Bukan 46 Orang, Berikut Klarifikasi RSUP dr Kariadi Terkait Tenaga Medis Positif Virus Corona
• Dari Hasil Tracing, Begini Kronologi Tertularnya Puluhan Tenaga Kesehatan RSUP dr Kariadi Semarang
• Ganjar: 46 Tenaga Kesehatan RSUP dr Kariadi Tertular Virus Corona dari Pasien yang Tidak Jujur
• Terjadi Lagi Ketidakjujuran Membuat Puluhan Tenaga Medis Diisolasi, Kali Ini di Cirebon
Di akun itu menuliskan 26 tenaga medis telah dinyatakan negatif dan sembuh pada Jumat (24/4/2020).
Mereka sudah diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing untuk berkumpul dengan keluarga dengan tetap menjaga jarak aman, menggunakan masker dan selalu mencuci tangan.
Sementara delapan tenaga medis lainnya masih menunggu hasil laboratorium.
"Kemarin mereka kontak saya mengatakan terima kasih Pak Gub, terus kasih fotonya say hello."
"Alhamdulillah, saya senang mereka bisa sembuh dan bisa membuat semangat lagi bagi yang lainnya," kata Ganjar di Semarang, Selasa (28/4/2020).
Menurut Ganjar, para dokter itu cepat sembuh karena tahu persis soal protokol kesehatan.
Selain itu, dukungan masyarakat yang ada di sekitar hotel dan masyarakat Kota Semarang juga menjadi semangat kesembuhan mereka.
"Ada yang mengirim vitamin, buah-buahan, ada yang bantu jaringan agar mereka bisa menggunakan alat virtualnya lebih baik sehingga bisa tetap mengajar atau melakukan aktivitas lainnya."
"Bantuan dan dukungan itu membuat para tenaga medis ini happy dalam menjalani masa karantina. Hebat mereka, kami senang dan ikut bangga mereka sembuh" tegasnya.
Ganjar mengatakan akan terus memberikan perhatian pada tenaga medis di Jawa Tengah agar bisa bekerja dengan aman dan nyaman.
"Kita bantu terus, dengan urut-urutan yang seperti ini, akan kami dorong terus menerus supaya seluruh tenaga kesehatan di Jateng bisa bekerja dengan aman dan nyaman," tutupnya.