Berita Cilacap

Teluk Penyu Cilacap Masih Jadi Idola Ngabuburit Warga, Padahal Jalan Masuk Sudah Ditutup

Kendati sudah dipasang pengumuman Teluk Penyu ditutup, kata Annisa, tetap saja ada beberapa anak muda yang membandel dan masih berkerumun di sana.

TRIBUN BANYUMAS/MUHAMMAD YUNAN SETIAWAN
Plang penutupan sementara masuk wisata Teluk Penyu oleh Kodim 0703 Cilacap. Meskipun demikian, masih banyak warga yang masuk untuk ngabuburit, Selasa (28/4/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Di awal Ramadan, obyek wisata Teluk Penyu Cilacap terlihat masih ramai dikunjungi warga.

Warga berbondong-bondong ke Teluk Penyu seusai subuh maupun sore hari jelang waktu berbuka puasa.

Di tengah pandemi virus corona seperti ini, keramaian tersebut dinilai bisa berdampak pada hal-hal yang tidak diinginkan.

Fakta Larangan Mudik Belum Sepenuhnya Dipatuhi, Achmad Husein: Masih Banyak Pemudik ke Banyumas

Aturan Wajib Dipatuhi Pemdes, BLT Dana Desa Dilarang Berbentuk Sembako

Cerita Penghuni Pertama GOR Satria Purwokerto, Saya Kedinginan, Clingak-clinguk Tidak Bisa Tidur

Achmad Yurianto: Makin Banyak Pasien Covid-19 Sembuh, Berikut Update Corona Indonesia 28 April

Camat Cilacap Selatan, Annisa Fabriana mengatakan, setelah mendapati banyak warga berkerumun, Forkompimcam mendatangi lokasi tersebut.

Setelah didatangi memang ada beberapa warga yang berkerumun di Teluk Penyu.

"Hasil dari pantauan di lapangan mereka yang berkerumun kebanyakan dari anak muda."

"Yang sebagian besar tidak pakai masker."

"Sehingga kami mengambil sikap dengan memberikan peringatan untuk tidak ngabuburit di tempat umum," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (28/4/2020).

Setelah mendapati Teluk Penyu ramai dijadikan tempat ngabuburit, Kodim 0703 Cilacap juga langsung memasang pengumuman penutupan Teluk Penyu di pintu masuk.

Kendati sudah dipasang pengumuman Teluk Penyu ditutup, kata Annisa, tetap saja ada beberapa anak muda yang membandel dan masih berkerumun di Teluk Penyu.

"Tetap saja yang namanya anak muda, ketika mereka berhasil melanggar ada sedikit kebanggaan."

"Paling tidak kami sudah berupaya. Kami meminta bantuan ke lurah, babinsa, dan babinkhamtibmas untuk menjaga titik akses masuk ke Teluk Penyu," tambahnya.

Annisa berharap warga menyadari aturan penutupan Teluk Penyu.

Yakni untuk menghindari penyebaran virus corona di Cilacap, lebih baik ngabuburitnya di rumah saja.

Ditanya Tribunbanyumas.com terkait batas waktu penutupan Teluk Penyu, Camat Cilacap Selatan Annisa Fabrian belum tahu batas akhirnya.

"Mungkin sampai keadaan normal kembali," tandasnya. (Muhammad Yunan Setiawan)

Dedy Yon: Posko Malam Diperketat, Halau Pemudik Datang Dini Hari di Kota Tegal

Silakan Pilih Denda Rp 50 Ribu atau Kurungan 3 Bulan, Sanksi Warga Tidak Pakai Masker di Banyumas

Update Virus Corona di Cilacap, 28 April: 4 Sembuh, 63 PDP Negatif

Lagi, Napi Asimilasi Ditembak Polisi, Rampas Handphone Warga, Pelaku Sudah 4 Kali Masuk Penjara

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved