Breaking News:

Larangan Mudik 2020

Fakta Larangan Mudik Belum Sepenuhnya Dipatuhi, Achmad Husein: Masih Banyak Pemudik ke Banyumas

Tanpa sadar, pemudik berpotensi menularkan virus Corona (Covid-19), terutama dari Orang Tanpa Gejala (OTG).

Editor: deni setiawan
PEMKAB BANYUMAS
DOKUMENTASI - Bupati Banyumas Achmad Husein meninjau GOR Satria Purwokerto sebagai tempat karantina massal warga Banyumas yang nekad mudik, Jumat (24/4/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Aturan larangan mudik atau pulang ke kampung halamannya belum sepenuhnya dipatuhi masyarakat.

Sebagai bukti di Kabupaten Banyumas seperti yang disampaikan secara langsung oleh Bupati Banyumas, Achmad Husein.

Larangan mudik bagi warga di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek) ke kampung halaman, memang pada faktanya tak sepenuhnya ditaati.

Masih Banyak yang Membandel, Warung Makan dan PKL Langgar Aturan PSBB di Tegal

Achmad Yurianto: Makin Banyak Pasien Covid-19 Sembuh, Berikut Update Corona Indonesia 28 April

Cerita Penghuni Pertama GOR Satria Purwokerto, Saya Kedinginan, Clingak-clinguk Tidak Bisa Tidur

Delapan Penumpang Mobil Travel Dinyatakan Positif, Dinkes: Hasil Rapid Test Warga Cimanggu Cilacap

Bupati Banyumas, Achmad Husein mengungkapkan, berdasarkan hasil pemantauan masih ditemukan pemudik dari wilayah tersebut yang nekat ke Banyumas.

"Di sana, Jabodetabek, sudah ada pengumuman larangan mudik, tapi faktanya masih kebobolan."

"Masih banyak, sehingga kami buat tempat karantina di GOR dan desa," kata Husein melalui video yang diunggah di akun Instagram pribadinya, Selasa (28/4/2020).

Husein mengingatkan, kepada masyarakat agar lebih waspada terhadap kedatangan pemudik.

Tanpa sadar, pemudik berpotensi menularkan virus Corona (Covid-19), terutama dari Orang Tanpa Gejala (OTG).

"Jadi kalau masyarakat melihat, mendengar, tolong laporkan kepada kami, nanti akan kami tindaklanjuti di nomor 081297167008."

"Nanti akan kami karantina dengan baik, walapun sederhana, tapi memadai," ujar Husein.

Sementara itu, Kasat Lantas Polresta Banyumas, Kompol Davis Busin Siswara mengatakan, telah mendirikan posko di empat titik perbatasan Banyumas dengan kabupaten tetangga.

Yaitu di Kecamatan Ajibarang, Lumbir, Tambak, dan Sokaraja.

"Titik utama di Pos Jembatan Timbang Ajibarang."

"Pos tersebut untuk menyekat pemudik dari arah Pantura di Brebes-Bumiayu-Banyumas," jelas Kompol Davis. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Soal Larangan Mudik, Bupati Banyumas: Faktanya Masih Kebobolan"

Update Virus Corona di Cilacap, 28 April: 4 Sembuh, 63 PDP Negatif

Aturan Wajib Dipatuhi Pemdes, BLT Dana Desa Dilarang Berbentuk Sembako

Juli Diyakini Pandemi Virus Corona Berakhir di Indonesia, Tapi Syaratnya Kompak Lakukan Ini

3.897 Pemudik Sudah Tiba di Majenang Cilacap, Camat: Sekolah Juga Disulap Jadi Ruang Karantina

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved